Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Runtuhnya Hutan Tropis 252 Juta Tahun Lalu Bikin Bumi Panas Jutaan Tahun, Ilmuwan Peringatkan Bisa Terulang Hari Ini


Repelita Leeds - Sekitar 252 juta tahun lalu terjadi peristiwa kepunahan terbesar dalam sejarah Bumi yang menghabiskan hampir sembilan puluh persen seluruh spesies baik di darat maupun laut.

Peristiwa yang menutup era Permian ini dikenal sebagai Great Dying dan dipicu oleh letusan gunung berapi raksasa di kawasan yang kini bernama Perangkap Siberia.

Letusan tersebut menyemburkan karbon serta gas rumah kaca dalam jumlah sangat besar hingga memanaskan planet secara ekstrem dan mengasamkan lautan.

Selama puluhan tahun para ilmuwan bingung mengapa suhu Bumi tetap membara selama jutaan tahun meski aktivitas vulkanik sudah lama berhenti.

Tim peneliti gabungan dari Universitas Leeds Inggris dan Universitas Geosains China akhirnya menemukan jawaban melalui analisis fosil serta batuan sedimen dari Tiongkok yang telah dikumpulkan selama beberapa dekade.

Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Communications pada 2 Juli 2025 menunjukkan bahwa runtuhnya hutan tropis secara total menjadi biang keladi utama.

Ketika hutan tropis lenyap, proses penyerapan karbon dari atmosfer terhenti sekaligus terganggunya pelapukan kimia silikat yang selama ini menjadi mekanisme alami penghilang karbon jangka panjang.

Profesor Benjamin JW Mills dari Universitas Leeds menjelaskan bahwa hilangnya vegetasi hutan menyebabkan karbon tetap terperangkap di atmosfer sehingga suhu tidak pernah turun kembali.

Penelitian ini juga mengungkap fenomena titik kritis di mana kerusakan ekosistem sudah tidak dapat dipulihkan dalam waktu geologis yang relevan.

Para ilmuwan memperingatkan bahwa kondisi serupa dapat terulang jika hutan hujan tropis masa kini runtuh akibat pemanasan global yang terus berlangsung.

Meskipun hutan tropis saat ini dinilai lebih tahan terhadap panas dibandingkan masa Permian, batas ketahanannya masih harus terus diteliti lebih lanjut.

Temuan ini menjadi peringatan keras bahwa suhu ekstrem yang mematikan hutan tropis dapat memicu kepunahan massal baru meski emisi manusia sudah dihentikan sekalipun.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved