
Repelita Jakarta - Langkah Polda Metro Jaya yang menetapkan delapan orang tersangka dalam perkara dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo mendapat dukungan dari kalangan pemuda.
Salah satu apresiasi datang dari Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA) yang menilai tindakan kepolisian sudah sesuai dengan prinsip penegakan hukum yang adil dan profesional.
Ketua Umum PP GPA, Aminullah Siagian, menyatakan dukungannya terhadap langkah penyidik Polda Metro Jaya yang berani dan terbuka dalam menangani kasus yang telah menimbulkan polemik panjang di ruang publik.
Menurut Aminullah, keputusan penetapan delapan tersangka, termasuk mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, menunjukkan komitmen aparat penegak hukum dalam menjaga marwah keadilan berdasarkan bukti dan fakta, bukan opini atau tekanan politik.
Penegakan hukum, kata Aminullah, harus berlandaskan bukti nyata dan tidak boleh dipengaruhi oleh sentimen publik atau kepentingan kelompok tertentu.
Ia menilai Polda Metro Jaya telah menunjukkan sikap profesional dan transparan dengan tetap menjunjung asas objektivitas dalam setiap proses penyelidikan.
Aminullah menambahkan, pihaknya mendukung sepenuhnya langkah aparat penegak hukum untuk menuntaskan kasus ini secara jujur dan terbuka agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum tetap terjaga.
Ia menegaskan, Gerakan Pemuda Al Washliyah sebagai organisasi keumatan memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal nilai keadilan dan kebenaran di tengah masyarakat.
Kepercayaan publik terhadap institusi hukum, lanjut Aminullah, hanya dapat terpelihara apabila proses penegakan hukum dilakukan tanpa intervensi politik dan bebas dari tekanan sosial.
Semua pihak diharapkan menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak menciptakan kegaduhan dengan menggiring opini publik.
Aminullah mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terbawa arus informasi yang belum terbukti kebenarannya, terutama dari media sosial yang sering menjadi sumber disinformasi.
Polda Metro Jaya, kata dia, harus diberi ruang untuk bekerja secara profesional dalam mengungkap fakta-fakta yang sebenarnya agar kebenaran dapat terungkap secara terang benderang.
Ia berharap hasil penyelidikan nantinya dapat disampaikan secara terbuka kepada publik untuk mencegah timbulnya spekulasi dan fitnah yang dapat memperkeruh situasi.
Kebenaran, ujar Aminullah, tidak boleh dikaburkan oleh opini dan keadilan tidak boleh dikalahkan oleh tekanan. Negara hukum harus berdiri di atas dasar kejujuran dan kepastian yang kuat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

