Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Panas Purbaya dan Mangkubumi Berebut Takhta, Tedjowulan Merasa Dijebak

Dua anak Pakubuwono XIII, Gusti Purbaya dan Mangkubumi, berebut takhta Keraton Surakarta setelah kematian ayah mereka.

Repelita Surakarta - Ketegangan meningkat di lingkungan Keraton Surakarta menyusul persaingan antara dua putra almarhum Pakubuwono XIII untuk memperebutkan takhta.

Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Hamangkunegoro atau Gusti Purbaya telah lebih dulu mendeklarasikan diri sebagai penerus takhta yang sah.

Sementara Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Hangabehi yang dikenal sebagai Mangkubumi juga dinobatkan sebagai calon raja melalui proses terpisah.

KG Panembahan Agung Tedjowulan menyatakan perasaan terkejut dengan perkembangan yang terjadi di lingkungan keraton.

Dia mengungkapkan bahwa dirinya merasa tidak diberi informasi lengkap mengenai agenda penobatan yang berlangsung.

Rapat yang semula ditujukan untuk membahas masa berkabung berubah menjadi prosesi pengukuhan tanpa persiapan.

Tedjowulan menegaskan bahwa seharusnya seluruh keluarga besar keraton terlibat dalam pembahasan suksesi.

Proses penobatan yang tergesa-gesa dinilai tidak sesuai dengan tata cara dan tradisi yang berlaku.

Keluarga besar keraton seharusnya menunggu masa berkabung berakhir sebelum membahas suksesi penerus takhta.

Situasi semakin rumit dengan adanya deklarasi dari kedua belah pihak yang sama-sama mengklaim legitimasi.

Masyarakat sekitar keraton menyaksikan perkembangan situasi dengan penuh perhatian dan kekhawatiran.

Nilai-nilai kearifan lokal dan tata krama keraton diharapkan dapat menjadi pedoman penyelesaian.

Dialog antar pihak keluarga keraton diperlukan untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak.

Proses suksesi yang damai dan bermartabat menjadi harapan seluruh masyarakat pendukung keraton.

Warisan budaya dan adat istiadat Keraton Surakarta harus tetap terjaga melalui proses transisi yang baik.

Semua pihak diharapkan dapat mengedepankan musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan perbedaan.

Kekerabatan dan persaudaraan dalam keluarga keraton perlu dipelihara demi kelangsungan institusi budaya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved