Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Once: Dunia Pernah Marah ke Indonesia soal Royalti Musik

Musisi Estu Pradhana (topi merah) saat manggung bersama Once Mekel (Dok. Istimewa)

Repelita Jakarta - Anggota Badan Legislasi DPR RI dari Fraksi PDIP Once Mekel mengungkap fakta bahwa sistem royalti musik di Indonesia lahir bukan dari inisiatif sendiri melainkan karena tekanan keras dari komunitas musisi dunia pada era 1980-an.

"Kalau kita belajar dari sejarah negara-negara maju, mereka maju pertama kali karena hak ciptanya," ujar Once dalam keterangannya pada Selasa 18 November 2025.

Ia menjelaskan bahwa negara-negara maju berkembang pesat karena memiliki budaya kuat dalam menghargai serta melindungi karya intelektual warganya.

Sementara Indonesia pasca kemerdekaan memilih untuk tidak langsung meratifikasi Konvensi Bern tahun 1886 agar bisa mengadopsi teknologi dan seni dari luar tanpa beban pembayaran royalti.

"Bayangkan, saat kita berjuang untuk Sumpah Pemuda, mereka sudah meratifikasi, bikin revisi dari konvensi sebelumnya," kata Once membandingkan.

Puncak tekanan internasional terjadi pada pertengahan 1980-an saat lagu amal "We Are the World" dan konser Live Aid digelar untuk korban kelaparan di Ethiopia.

Karya tersebut diputar dan dijual di seluruh dunia termasuk Indonesia, namun tidak ada satu sen pun royalti yang mengalir ke dana bantuan.

"Diketahui tidak ada aliran royalti dari Indonesia. Maka dunia musik, dunia, marah-marah sama Indonesia," cerita Once.

Desakan itu akhirnya memaksa Indonesia membangun sistem royalti yang lebih terstruktur.

Pada tahun 1990 berdiri Lembaga Manajemen Kolektif pertama bernama Yayasan Karya Cipta Indonesia yang diprakarsai Candra Darusman dan Enteng Tanamal.

Saat ini DPR sedang membahas revisi Undang-Undang Hak Cipta untuk memperkuat perlindungan tersebut.

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved