
Repelita Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana membantah keras tudingan monopoli atas kepemilikan 41 dapur Makan Bergizi Gratis oleh Yasika Aulia Ramadhani putri Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Yasir Machmud pada 22 November 2025.
Itu kan bukan uang negara itu investasi. Jadi siapapun yang mampu membangun dipersilakan, tegas Dadan Hindayana saat ditemui di kantor Kementerian PPN.
Menurutnya kehadiran fasilitas yang dibangun dengan dana pribadi justru mempercepat pencapaian target program nasional tanpa membebani anggaran negara.
Itu kan investasi jadi siapapun yang bangun Badan Gizi sangat terbantu karena demikian cepat fasilitas terbangun.
Dadan menjelaskan seluruh pengajuan satuan pelayanan pemenuhan gizi diproses melalui portal resmi secara daring tanpa intervensi personal.
Saya tidak kenal siapa pun yang daftar karena semuanya melalui sistem.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang sebelumnya mengonfirmasi bahwa Yasika mengelola puluhan dapur melalui sejumlah yayasan berbeda sehingga tidak melanggar batas kepemilikan.
Dengan nama yayasan yang berbeda-beda.
Yasika yang berusia 20 tahun tercatat mengoperasikan dapur di berbagai kabupaten kota Sulawesi Selatan seperti 16 unit di Makassar tiga di Parepare dua di Gowa serta sepuluh di Bone.
Dadan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh mitra swasta yang turut membangun infrastruktur program Makan Bergizi Gratis.
Mau disimpan di mana muka saya? Karena mereka itu yang mempercepat program ini berjalan dengan cepat. Kalau program ini tidak jalan yang malu kan juga presiden.
Editor: 91224 R-ID Elok

