
Repelita Jakarta - Pegiat media sosial John Sitorus melayangkan protes keras kepada Pertamina melalui unggahan di akun Threads pribadinya pada Kamis (20/11/2025).
Ia mengeluhkan aturan yang diterapkan sejumlah SPBU Pertamina yang mewajibkan pembelian minimal Rp50.000 jika pelanggan menggunakan pembayaran non-tunai berupa Debit atau QRIS.
“Woi pertamina,” tulisnya memulai protesnya.
“Kenapa kalo beli bensin pake Debit/QRIS harus ada syarat pembelian minimal 50 ribu sih?,” ungkapnya.
Unggahan tersebut langsung menuai beragam tanggapan dari sesama pengguna media sosial yang memberikan penjelasan sekaligus pengalaman pribadi.
“Mungkin pertimbangannya untuk memfilter transaksi, rata-rata pengguna motor isi bensin dibawah 50rb. Jika semua diperbolehkan pakai QRIS akan menambah antrian, selain itu ada biaya transaksi yg dibebankan, mungkin begitulah alasannya,” tulis komentar salah satu netizen.
“di Jakarta ga ada minimal, gw sering beli 38rbu pake qris,” balas netizen lainnya.
“Tergantung SPBU-nya. Baru kemarin saya isi bensin motor pakai debit, 36rb. Pertalite. Selain Pertamina (contohnya, minimarket tertentu) juga ada yg pakai peraturan serupa, Qris/debit ada minimalnya,” sahut netizen lainnya.
Editor: 91224 R-ID Elok

