Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Dede Budhyarto Sindir Keras Pengkritik Status Darurat Banjir Sumatera dan Bela Prosedur Pemerintah

Loyalis Jokowi, Dede Budhyarto Sebut Anies dan Ahok "Gelandangan Politik" -  CEO

Repelita Jakarta - Mantan Komisioner PT Pelni, Dede Budhyarto, membela keras sikap pemerintah yang belum menetapkan status darurat bencana nasional untuk banjir besar akibat Siklon Tropis Senyar di berbagai wilayah Sumatera.

Ia menilai kritik dari sejumlah pihak yang menamakan diri gerombolan 16/24 sebagai bentuk protes kosong yang tidak memahami aturan dan prosedur resmi penanganan bencana.

“Gerombolan 16/24 lagi-lagi protes kenapa pemerintah belum menetapkan darurat bencana nasional di Sumatera akibat Siklon Tropis Senyar,” tulis Dede Budhyarto dalam unggahan di akun X-nya pada Sabtu, 29 November 2025.

“Namanya juga tukang protes, baca aturan saja tidak pernah, maunya semua pakai teriakan & drama,” sambungnya dengan nada geram.

Dede menjelaskan bahwa penetapan status darurat bencana nasional bukan keputusan instan seperti membuat konten media sosial, melainkan harus melalui serangkaian tahapan mitigasi yang ketat.

“Padahal untuk menetapkan darurat nasional itu bukan kayak bikin konten. Ada mitigasinya,” tegasnya.

Prosesnya dimulai dari penilaian skala dampak dan jumlah korban jiwa serta harta benda, kemudian melihat kemampuan pemerintah daerah setempat dalam menangani situasi.

Selanjutnya diperlukan analisis mendalam dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, rekomendasi resmi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, hingga evaluasi ancaman lanjutan yang mungkin terjadi.

Semua tahapan tersebut wajib mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.

“Jadi kalau belum ditetapkan, berarti data & kondisi lapangan belum memenuhi syarat, bukan karena pemerintah tidak peduli,” jelas Dede dengan tegas.

Ia menutup pernyataannya dengan menyindir bahwa yang ramai berteriak hanya kelompok pengkritik, sementara institusi negara tetap bekerja tanpa banyak bicara.

“Yang ribut cuma mereka, yang kerja tetap negara,” pungkasnya dalam unggahan yang sama pada 29 November 2025.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved