Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[HEBOH] Dahnil Anzar Hina Buya Anwar Abbas Tak Paham Haji dan Suruh Tutup Cangkem, Kader Muhammadiyah Sendiri Ejek Ulama Sepuh Organisasi

Repelita Jakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menuai kecaman pedas setelah merespons kritik dari Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Anwar Abbas terkait penunjukan hanya dua syarikah untuk layanan haji 2026.

Respons Dahnil yang diungkapkan melalui video viral di media sosial langsung dianggap sebagai penghinaan langsung terhadap ulama senior Muhammadiyah yang juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat organisasi tersebut.

Kritik awal Anwar Abbas disampaikan pada Selasa 4 November 2025, menyoroti bahwa membatasi pelayanan bagi ratusan ribu jemaah haji hanya pada dua perusahaan mitra Saudi berpotensi memicu rasa iri dan merusak kepercayaan publik terhadap penyelenggara ibadah suci.

Dalam pernyataannya, Anwar Abbas menekankan bahwa mengelola skala besar seperti haji memerlukan keterlibatan lebih luas untuk menghindari kegagalan sistemik dan memastikan keadilan bagi seluruh pemangku kepentingan di sektor ini.

Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah telah menetapkan dua syarikah tersebut sebagai Rakeen Mashariq Al Mutamayizah Company For Pilgrim Service dan Albait Guest, dengan alasan efisiensi dan penekanan biaya layanan per jemaah.

Keputusan ini berbeda jauh dari tahun-tahun sebelumnya yang melibatkan hingga delapan syarikah, sehingga memicu spekulasi tentang transparansi proses seleksi dan potensi konflik kepentingan di kalangan pejabat terkait.

Video respons Dahnil yang diunggah di berbagai platform sejak akhir pekan lalu menunjukkan nada merendahkan, dengan menyebut kritik Anwar Abbas sebagai obrolan santai tanpa pemahaman mendalam tentang operasional haji.

"Bapak tidak paham haji kemudian komentar bahwa ini distribusi bisnis dan perusahaan, ini cangkemnya," kata Dahnil dalam rekaman tersebut yang kini menjadi bahan amarah netizen karena dianggap tidak menghormati senioritas dan etika dalam berdiskusi isu keagamaan.

Sebagai kader senior Muhammadiyah, Dahnil justru dituding lupa asal-usulnya sendiri saat menyindir ulama sepuh dari organisasi yang sama, memicu gelombang protes di media sosial.

Kritik netizen membanjiri kolom komentar berbagai unggahan video tersebut, menyoroti inkonsistensi sikap Dahnil yang seharusnya menjadi teladan dalam melayani umat.

"Anzar lupa dia dari Muhammadiyah, yg menegur ulama sepuh Muhammadiyah," tulis seorang warganet di kolom komentar unggahan itu.

"pdahal si dahnil adalah kader muhammdaiyah..tpi jabatan yang menjadikan dia lupa," balas lainnya.

"itu senior Muhammadiyah lho, KH Anwar Abas.. hati2 nil..," ujar warganet lainnya mengingatkan Sang Wamen.

Hingga saat ini, aktivis Muhammadiyah di Jakarta bahkan telah mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mempertimbangkan pencopotan Dahnil dari jabatannya demi menjaga harmoni antar tokoh agama dan citra pemerintahan baru.

Kontroversi ini semakin memperkeruh persiapan haji 2026, di mana kuota Indonesia tetap sekitar 221 ribu jemaah, sementara tuntutan evaluasi kebijakan syarikah semakin menggema untuk memastikan pelayanan yang adil dan bebas dari tudingan korupsi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved