
Repelita Padang - Pasca banjir bandang dan hujan ekstrem yang dipicu cuaca buruk dalam sepekan terakhir, banyak meninggalkan cerita beragam di tengah masyarakat pesisir Sumatera Barat.
Mulai dari yang lucu sampai yang sedih, dari yang sadar sampai yang tak peduli.
Dari yang cari FYP sampai yang tulus menginformasikan agar sampai ke instansi terkait.
Kini, ribuan batang kayu gelondongan berukuran besar tiba-tiba terdampar di sepanjang Pantai Air Manis, Pantai Gajah, hingga Pantai Patenggangan setelah arus banjir bandang menyusul gempa dan cuaca ekstrem.
Warga setempat, Prisilia Utari Candra, yang ditemui langsung di lokasi menyatakan bahwa tumpukan kayu mulai terlihat sejak tiga hari pasca bencana pertama dan terus bertambah hingga menutup akses nelayan ke laut.
Masyarakat menduga keras bahwa kayu-kayu tersebut merupakan hasil penebangan liar di hulu yang terbawa banjir bandang sehingga alam sendiri kini memamerkan barang bukti pelanggaran lingkungan di depan mata.
Akun Instagram @ssc_padang pada 28 November 2025 mengunggah video yang menunjukkan deretan gelondongan raksasa berserakan di pantai sambil mempertanyakan siapa pemilik ribuan kubik kayu ilegal tersebut.
Netizen langsung ramai menuntut aparat hukum segera mengusut pemilik kayu dan memaksa perusahaan pelaku melakukan reboisasi sekaligus mengganti kerugian warga terdampak bencana.
Alamm memang hebat, langsung dipertontonkan barang buktinya, tulis salah satu netizen.
Kayu sebanyak itu, hutannya segundul apa, komentar netizen lainnya.
Perusahaan mana itu yag punya gelondong-gelondong kayu? Suruh mereka lakukan reboisasi dengan pohon yang akar tunjang. Perusahaan juga harus ganti kerusakan rumah warga, balas netizen lainnya.
Hingga saat ini belum ada satu pun perusahaan yang berani mengakui kepemilikan kayu tersebut meski warga sudah melaporkan temuan ini sejak hari pertama kemunculannya.
Tumpukan kayu ilegal itu kini semakin memperburuk nasib nelayan tradisional yang terpaksa berhenti melaut karena jalur ke laut tertutup total oleh material hasil pembalakan liar.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

