
Repelita Tangerang Selatan - Fakta baru muncul terkait kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil sport Lamborghini Murcielago di Tol Kunciran, Serpong, Tangerang Selatan.
Selain menghadapi kemungkinan sanksi tilang, pengemudi berinisial ES (37) juga diwajibkan membayar ganti rugi atas kerusakan fasilitas jalan tol yang terdampak.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menuturkan bahwa jumlah ganti rugi akan dihitung oleh pihak pengelola jalan tol.
"Bayar kerusakan jalan ke pengelola tol, nanti akan dihitung oleh pengelola," ujar Ojo kepada wartawan pada Selasa, 19 Agustus 2025.
Ia menambahkan, sanksi tilang bisa diterapkan kepada ES apabila terbukti tidak memiliki SIM atau melakukan pelanggaran lalu lintas lain.
Penyidik telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap ES di Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Tangerang Kota pada Rabu, 20 Agustus 2025.
"Nanti akan dipanggil klarifikasi oleh laka Tangkot," ucap Ojo.
Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi saat Lamborghini Murcielago berwarna putih itu ikut dalam konvoi supercar di ruas Tol Kunciran.
Insiden ini terekam kamera hingga rekamannya menyebar luas di media sosial.
Salah satu akun yang mengunggahnya adalah @warungjurnalis pada Minggu, 17 Agustus 2025.
Dalam tayangan video, tampak bagian belakang mobil mewah itu rusak parah akibat benturan.
Sejak diunggah, video ini menuai banyak komentar dari warganet yang justru melontarkan sindiran ketimbang rasa simpati.
"Gak apa-apa, bukan rakyat jelata korbannya," tulis warganet.
"Orang kaya lagi merayakan KEMERDEKAAN," tambah komentar lain.
Kainduk PJR BSD Korlantas Polri, AKP Giyarto, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi di Tol Kunciran KM 15.500 pada Minggu, 17 Agustus 2025 sekitar pukul 10.15 WIB.
Menurutnya, pengemudi diduga kehilangan kendali karena melaju dengan kecepatan tinggi di jalur yang agak menikung.
"Indikasinya ngebut kecepatan tinggi. Karena jalannya agak menikung, dia mengenai guardrail bahu jalan sehingga sulit dikendalikan," jelas Giyarto saat dikonfirmasi pada Senin, 18 Agustus 2025.
Ia memastikan hanya ada satu orang di dalam mobil pada saat kejadian dan pengemudi berhasil selamat tanpa mengalami luka.
"Aman, nggak ada korban luka," kata Giyarto.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok.

