Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Dedi Mulyadi Menangis Minta Maaf: Ini Adalah Dosa Besar..

 Dedi Mulyadi Menangis Minta Maaf: Ini Adalah Dosa Besar..

Repelita Bandung - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta maaf kepada seluruh masyarakat Jawa Barat karena belum berhasil memastikan kesejahteraan merata bagi warganya.

Permohonan maaf ini disampaikan secara khusus kepada masyarakat yang anaknya tidak bersekolah atau tidak dapat melanjutkan pendidikan akibat kendala biaya, termasuk biaya seragam sekolah.

Dedi menegaskan, “Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, saya menyampaikan permohonan maaf pada warga Jabar apabila masih ada anak tidak bersekolah, masih banyak yang tak bisa melanjutkan ke SMP karena tak punya seragam, masih ada yang putus sekolah karena biaya. Ini adalah dosa besar yang harus kita pikul bersama, tak boleh terjadi,” Minggu 17 Agustus 2025.

Selain pendidikan, Dedi juga meminta maaf terkait layanan kesehatan yang masih terbatas bagi masyarakat, seperti pasien yang terpaksa pulang dari rumah sakit karena tidak tercover BPJS Kesehatan, memiliki tunggakan iuran, atau tidak memiliki bahan pangan untuk keluarganya sementara harus dirawat.

“Ini negara harus hadir,” tegas Dedi, menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam mengatasi kesulitan warganya.

Ia mengajak seluruh aparatur pemerintah dari tingkat RT, RW, kepala desa, camat, hingga bupati dan wali kota untuk menciptakan layanan terbuka bagi masyarakat.

“Pada seluruh aparatur, mari buat layanan terbuka bagi masyarakat, agar masyarakat bisa mengadu terhadap apa yang dia alami. Jika kita bergerak kolektif, sendi-sendi penderitaan akan terselesaikan,” ujar Dedi.

Dedi juga mengingatkan para pemimpin bahwa tugas mereka adalah meneruskan kemerdekaan yang diwariskan oleh para pendahulu bangsa, yang telah mengorbankan darah, air mata, keluarga, dan waktu hidup demi Indonesia merdeka.

“Hari ini mereka akan bahagia, jika negara ini dikelola dengan baik. Namun jika tidak, mereka akan menangis dalam kesedihan dan kepedihan. Semoga kita semua, termasuk saya sendiri, menjadi manusia yang tersadarkan. Bahwa jabatan ini bukan warisan, tetapi titipan yang harus dikelola secara sempurna demi rakyat,” ucap Dedi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved