
Repelita, Jakarta 20 Desember 2024 - Belakangan ini, lukisan besar yang berada di kediaman mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi sorotan publik, memicu berbagai spekulasi di media sosial mengenai makna di balik karya seni tersebut.
Lukisan yang menggambarkan Jokowi duduk bersama pedagang jamu ini, meski menuai opini liar, ternyata memiliki makna mendalam. I Nyoman Gunarsa, seniman legendaris asal Bali yang menciptakan lukisan tersebut, menjelaskan bahwa karya ini melambangkan kerakyatan dan menunjukkan sisi sederhana serta kepedulian Jokowi terhadap masyarakat kecil.
Gunarsa, dalam wawancaranya pada 2015, menjelaskan bahwa ia memilih tukang jamu sebagai simbol masyarakat kecil yang sering kali terabaikan. “Saya mengangkat tukang jamu sebagai simbol masyarakat kecil. Melalui lukisan ini, saya berharap kehidupan mereka dapat lebih dihargai dan diangkat,” ujarnya.
Selain itu, ide blusukan yang menjadi ciri khas Jokowi serta konsep "revolusi mental" yang ia usung juga menjadi inspirasi utama dari pembuatan lukisan ini. Gunarsa tercatat telah menciptakan 10 lukisan tentang Jokowi, dengan beberapa di antaranya menghiasi Istana Negara. Lukisan yang kini berada di kediaman Jokowi adalah salah satu mahakarya Gunarsa yang juga dapat ditemukan di Museum Seni Lukis Klasik Bali 'Nyoman Gunarsa' di Klungkung, Bali.
Namun, meski memiliki makna simbolis yang jelas, lukisan tersebut justru menjadi bahan spekulasi di media sosial. Salah satunya adalah akun @Kodokodar yang mengaitkan lukisan ini dengan pandangan inferior terhadap perempuan, karena dalam lukisan tersebut, perempuan-perempuan di sekitar Jokowi tampak hanya sebagai ornamen semata. Opini ini pun mendapat perhatian luas dengan ribuan retweet dan tanda suka.
Selain itu, tokoh kontroversial Dokter Tifa juga memberikan opini serupa. Ia mengaitkan lukisan tersebut dengan legenda Jawa, Joko Tarub, dan menduga adanya obsesi terhadap figur perempuan pedagang jamu yang digambarkan dalam lukisan.
Tuduhan-tuduhan ini menambah kontroversi seputar lukisan yang kini menjadi bagian dari koleksi pribadi Jokowi. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok

