Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Bonnie Triyana Minta Galeri Nasional Buka Lagi Pameran Lukisan Yos Suprapto: Pasti Ramai

 Anggota DPR Ini Setuju UN Kembali Digelar Asalkan Kualitas Guru Diperbaiki  - TribunNews.com

Repelita, Jakarta 23 Desember 2024 - Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana menyebutkan bahwa pembredelan pameran lukis Yos Suprapto di Galeri Nasional Indonesia tidak seharusnya terjadi. Menurutnya, seni adalah seni tafsir yang ditafsirkan oleh publik secara bebas.

Bonnie meminta Galeri Nasional Indonesia segera membuka kembali pameran karya Yos Suprapto. Saat ini, karya-karya Yos justru telah beredar luas di media sosial dan dilihat banyak orang.

“Kejadian ini tidak cocok di zaman sekarang. Semestinya Galeri Nasional setelah berita ini bisa dibuka saja dan pasti ramai. Saya minta Galeri Nasional buka saja, biarkan masyarakat mendiskusikan dan memiliki tafsir masing-masing. Kita bisa naik kelas sebagai suatu bangsa,” ujar Bonnie dalam diskusi 'Seni Sebagai Medium Kritik Kekuasaan' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu.

Bonnie juga berpandangan bahwa lukisan-lukisan Yos Suprapto merupakan bentuk kritik dan ekspresi dari seniman dalam memberikan pandangan atas realitas sosial yang terjadi di masyarakat. Salah satu karya Yos berjudul ‘Konoha 1’ menjadi sorotan hingga membuat pameran bertajuk "Kebangkitan: Tanah untuk Kedaulatan Pangan" batal dibuka di Galeri Nasional.

“Seharusnya tidak harus menjadi kontroversi seperti ini ketika pameran dibuka. Diskusinya kan jadi punya publik, publik yang menilai. Ada ruang untuk orang berdiskusi secara bebas. Ini tiba-tiba ditutup, ketika diresmikan tidak bisa dilihat,” katanya.

Terkait penafsiran bahwa lukisan Yos berhubungan dengan badan dan gambaran seorang raja, Bonnie menilai hal tersebut tidak bisa ditafsirkan tunggal. Baginya, setiap orang punya kebebasan untuk memiliki penafsiran masing-masing terhadap karya seni.

“Lukisan itu tidak disebut siapa yang digambarkan. Kalau ada orang menafsirkan mirip si anu, mirip si ini, mirip Jokowi, ya bebas. Ini kan seni penafsiran,” jelasnya.

Pameran lukisan tunggal karya seniman Yos Suprapto di Galeri Nasional (Galnas) diketahui batal dibuka. Seharusnya, ajang bertajuk "Tanah untuk Kedaulatan Pangan" digelar pada Kamis (19/12/2024), tetapi dilarang oleh pihak Galnas.

Yos mengatakan kurator yang ditunjuk Galeri Nasional, Suwarno Wisetrotomo, meminta lima dari 30 lukisan yang dipamerkan untuk diturunkan. Lima lukisan itu berkaitan dengan sosok yang pernah sangat populer di masyarakat Indonesia.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved