Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Timur Tengah Membara, Prancis Kerahkan Jet Tempur Rafale ke UEA

Repelita Abu Dhabi - Prancis telah mengerahkan pesawat tempur Rafale ke wilayah Uni Emirat Arab untuk melindungi pangkalan angkatan laut serta udara miliknya dari potensi serangan Iran.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot menyatakan hal tersebut pada Selasa 3 Maret 2026 dalam wawancara dengan stasiun televisi BFMTV.

Prancis memiliki ratusan personel dari angkatan laut angkatan udara serta angkatan darat yang berbasis di Uni Emirat Arab.

Pesawat-pesawat Rafale tersebut ditempatkan di pangkalan Al-Dhafra yang berlokasi dekat Abu Dhabi.

Barrot menjelaskan bahwa Rafale beserta pilotnya dimobilisasi khusus untuk menjamin keamanan fasilitas Prancis di wilayah tersebut.

Ia menambahkan bahwa pesawat tersebut telah melakukan operasi untuk mengamankan wilayah udara di atas pangkalan pada Sabtu 28 Februari 2026 guna melumpuhkan drone-drone Iran.

Pada hari Minggu sebuah hanggar di pangkalan Prancis di Uni Emirat Arab terkena hantaman drone sehingga menimbulkan kerusakan.

Barrot menyatakan bahwa pertukaran informasi semakin intensif untuk menentukan cara mempertahankan diri dari serangan mendatang serta melindungi kepentingan Prancis di kawasan itu.

Kapal induk Prancis Charles de Gaulle saat ini berada di Atlantik Utara sebagai bagian dari latihan multinasional yang telah direncanakan sebelumnya.

Menurut Barrot kapal tersebut belum mengubah arah haluan menuju kawasan Mediterania atau Teluk.

Serangan terhadap fasilitas Prancis terjadi di tengah eskalasi konflik setelah operasi gabungan Amerika Serikat serta Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Sabtu 28 Februari 2026.

Iran merespons dengan meluncurkan serangan ke berbagai negara Teluk yang menjadi sekutu Amerika Serikat.

Di Abu Dhabi sebuah drone menghantam terminal tangki bahan bakar pada Senin 2 Maret 2026 sehingga menyebabkan kebakaran meskipun operasi tetap berjalan normal.

Raksasa teknologi Amazon mengumumkan pada Senin malam waktu setempat bahwa dua pusat data miliknya di Uni Emirat Arab terkena serangan drone langsung hingga mengganggu layanan cloud di beberapa bagian Timur Tengah.

Situasi ini menunjukkan bahwa konflik yang sedang berlangsung telah meluas dan mengancam infrastruktur serta kepentingan negara-negara di kawasan Teluk.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved