
Repelita Bandung - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan akan menyampaikan masukan kepada Badan Gizi Nasional terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Nasional selama bulan Ramadan.
Keluhan terhadap program tersebut sempat mencuat di wilayah Bandung Raya Jawa Barat karena orang tua siswa menemukan belatung dalam salah satu menu yang disajikan di Kabupaten Bandung.
Beberapa menu lain juga dinilai tidak layak konsumsi seperti kue bolu serta jeruk sementara porsi tertentu hanya berisi setengah kentang rebus dan buah manggis.
Dasco menanggapi isu tersebut dengan menyebut bahwa keluhan serupa juga muncul dari daerah-daerah lain sehingga menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait.
Politikus Partai Gerindra itu menegaskan bahwa masukan dari berbagai pihak telah disalurkan melalui komisi teknis kepada penyelenggara program untuk segera dilakukan perbaikan.
Ia menjelaskan bahwa sebagai anggota legislatif pihaknya tetap melakukan pengawasan ketat terhadap jalannya program Makan Bergizi Nasional di bulan suci ini.
Dasco menambahkan bahwa komisi terkait di DPR terus memantau pelaksanaan program agar berjalan sesuai tujuan memberikan manfaat bagi peserta didik.
Meskipun terdapat keluhan ia menekankan pentingnya menghitung persentase keluhan dibandingkan dengan jumlah dapur yang berhasil memberikan layanan berkualitas.
Menurutnya pengawasan menyeluruh diperlukan mengingat program ini melibatkan banyak dapur yang berdampak positif bagi pengguna selama Ramadan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

