Repelita Jakarta - Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth meminta warga Iran untuk tidak melakukan aksi protes di jalanan selama operasi militer yang sedang dilakukan oleh Amerika Serikat bersama Israel masih berlangsung di berbagai wilayah.
Hegseth menjelaskan bahwa situasi saat ini sangat tidak aman bagi masyarakat untuk keluar rumah apalagi menggelar demonstrasi karena bom terus berjatuhan di Teheran serta lokasi lainnya.
Jangan keluar dan berdemonstrasi ketika bom sedang berjatuhan di Teheran dan di tempat lain.
Pernyataan tersebut disampaikan Hegseth saat berbicara di markas United States Central Command di Florida seperti dikutip CNN pada Jumat enam Maret dua ribu dua puluh enam.
Meskipun demikian Hegseth menyatakan bahwa suatu saat nanti akan ada momentum yang tepat bagi rakyat Iran atau bahkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memanfaatkan peluang tersebut dalam melawan pemerintah Iran.
Pada akhirnya akan ada saatnya ketika peluang itu dimanfaatkan oleh mereka yang menginginkan Iran yang bebas.
Ia juga menyebut operasi militer yang sedang berjalan menargetkan kelompok aparat yang selama ini menindas para demonstran di Iran sehingga pelemahan kemampuan mereka dapat membuka jalan bagi masyarakat untuk bangkit.
Pernyataan serupa disampaikan Komandan CENTCOM Brad Cooper yang meminta warga sipil Iran untuk tetap berada di rumah selama operasi militer terus berlangsung.
Ada banyak kemampuan militer AS dan Israel yang sedang bergerak. Kami menyerang banyak target sehingga hal terbaik yang bisa dilakukan masyarakat saat ini adalah tetap tenang.
Cooper menekankan bahwa serangan terhadap berbagai target di Iran masih aktif sehingga warga disarankan untuk menjaga ketenangan dan menghindari risiko yang tidak perlu.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

