Repelita Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, memberikan sorotan tajam terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang dinilai memiliki tata kelola perlu dipertanyakan meski niat dasarnya sangat baik.
Program MBG dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dalam hal pemenuhan gizi, terutama bagi mereka yang membutuhkan di berbagai daerah.
Namun, Mahfud MD menegaskan bahwa sejumlah masalah muncul dalam pelaksanaannya, mulai dari kualitas makanan hingga indikasi potensi penyimpangan.
Isu-isu ini sempat ramai diperbincangkan publik dalam beberapa pekan terakhir di media sosial dan pemberitaan.
"Program MBG ini program yang sangat bagus. Bagus karena memberi makan kepada masyarakat yang membutuhkan," kata Mahfud MD saat menyampaikan kritiknya melalui unggahan di Channel YouTube pribadinya, Selasa, 17 Maret 2026.
"Tetapi yang perlu dipertanyakan adalah tata kelolanya," jelasnya, menyoroti adanya celah dalam manajemen program yang berpotensi mengurangi efektivitas.
Lebih lanjut, Mahfud menanggapi isu pengiriman bahan makanan mentah selama bulan suci Ramadhan yang menjadi sorotan utama publik.
Ia mengungkapkan adanya laporan dari Pamekasan mengenai pengiriman lele hidup ke sekolah-sekolah tanpa fasilitas penyimpanan memadai.
Sekolah-sekolah tersebut tidak memiliki lemari pendingin untuk menjaga kualitas bahan makanan selama tiga hari ke depan.
"Ketika laporan seperti ini muncul, mestinya ada penjelasan kepada masyarakat, di mana masalahnya dan bagaimana penyelesaiannya," terangnya.
Menurut Mahfud, transparansi dan komunikasi terbuka kepada publik sangat penting untuk mengatasi kekhawatiran yang berkembang.
Hal ini juga diperlukan untuk memastikan solusi yang tepat diterapkan dalam perbaikan program ke depannya.
Kendati demikian, Mahfud MD tetap mengapresiasi niat baik dari program MBG yang digagas oleh pemerintah saat ini.
Ia berharap perbaikan tata kelola dapat segera dilakukan agar manfaatnya bisa dirasakan secara optimal oleh masyarakat luas.
Kritik Mahfud ini menambah daftar sorotan terhadap program unggulan yang sedang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional tersebut.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

