Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Iran Tolak Mediasi Prabowo: Guntur Romli Soroti Tak Ada Nego dengan Penyerang AS-Israel

 

Repelita Jakarta - Penolakan Iran terhadap tawaran mediasi dari Presiden Prabowo Subianto memicu berbagai tanggapan di tanah air terutama dari kalangan yang aktif bersuara akhir-akhir ini.

Juru Bicara PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli menyoroti sikap tegas pemerintah Iran dalam menghadapi serangan yang melibatkan Amerika Serikat serta Israel.

Menurut Guntur penolakan yang disampaikan Duta Besar Iran menandakan bahwa kondisi konflik saat ini tidak dianggap sebagai peluang untuk bernegosiasi.

Ia menegaskan Iran secara terbuka menolak usulan Presiden Prabowo agar Indonesia menjadi penengah dalam konflik memanas di kawasan Timur Tengah.

“Dubes Iran Tolak Tawaran Presiden Prabowo untuk Mediasi Tidak Ada Negoisasi dengan Amerika Serikat” ujar Guntur dikutip fajar.co.id pada Kamis tanggal 5 Maret 2026.

Guntur mengibaratkan situasi tersebut seperti sebuah rumah yang sedang diserang oleh pihak lain.

“Rumahmu diserang apakah kamu akan diam Mau mengajak yang menyerang berunding” timpalnya.

Ia menekankan bahwa tekanan dari komunitas internasional seharusnya ditujukan kepada pihak pelaku serangan bukan kepada korban yang sedang bertahan.

“Harusnya yang ditekan adalah yang menyerang untuk hentikan serangan” tegasnya.

Sebelumnya pegiat media sosial Herwin Sudikta juga angkat bicara terkait kesiapan Presiden Prabowo menjadi mediator antara Amerika Serikat-Israel dan Iran pasca serangan yang menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran.

Herwin menilai pemerintah sebaiknya lebih memprioritaskan penyelesaian masalah domestik sebelum terlibat dalam urusan geopolitik global.

Ia menegaskan masih banyak persoalan dalam negeri yang membutuhkan penanganan serius dari pemerintahan saat ini.

“Urusan dalam negeri aja masih amburadul mau sok jadi pahlawan" ujar Herwin dikutip fajar.co.id pada Senin tanggal 2 Maret 2026.

Herwin menyindir Presiden Prabowo dengan nada satir agar lebih fokus menyelesaikan tugas-tugas di dalam negeri.

"Come on Woo kerjaan lu banyak Wo" tukasnya.

Ia juga menyinggung sejumlah isu yang menurutnya belum terselesaikan mulai dari kebijakan di lingkungan BUMN hingga pernyataan pejabat terkait anggaran pendidikan.

"Dirut BUMN lu main impor mobil sembarangan Seskab lu ngomong ngaco tentang pemotongan anggaran pendidikan" cetusnya.

Herwin menambahkan bahwa masih ada banyak pekerjaan rumah lain yang perlu diselesaikan terlebih dahulu.

"Belum lagi pekerjaan rumah lainnya" sesalnya.

Dalam kritiknya Herwin juga menyebut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan nada sarkastik.

Ia menyarankan agar urusan menjadi mediator diserahkan saja kepada putra sulung mantan Presiden Jokowi tersebut.

“Kenapa gak lu suruh Fufufafa Wapres Gibran red aja yang jadi mediator" tandasnya.

Herwin turut menyentil kebiasaan Presiden Prabowo yang sejak dilantik sering bepergian ke luar negeri.

Ia mengomentari hal itu dengan nada menohok bahwa perjalanan tersebut seperti jalan-jalan gratis yang dibayar oleh rakyat.

“Jalan-jalan gratis dibayarin rakyat" kuncinya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved