Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Iran Segera Umumkan Pemimpin Tertinggi Baru, Israel Nyatakan Siapa Pun Terpilih Langsung Jadi Target Eliminasi

Repelita Teheran - Di tengah eskalasi konflik terbuka dengan Amerika Serikat dan Israel Iran bersiap mengumumkan nama Pemimpin Tertinggi baru pengganti Ayatollah Sayyid Ali Khamenei yang gugur dalam serangan gabungan pada Sabtu dua puluh delapan Februari dua ribu dua puluh enam.

Majelis Pakar yang beranggotakan delapan puluh delapan ulama telah melaksanakan pemungutan suara untuk menentukan penerus kepemimpinan spiritual dan politik Republik Islam tersebut.

Proses suksesi yang biasanya memakan waktu berbulan-bulan kini dipercepat karena negara sedang berada dalam kondisi perang aktif melawan dua kekuatan militer utama dunia.

Beberapa nama yang muncul sebagai kandidat terkuat meliputi Ayatollah Alireza Arafi yang dikenal sebagai ulama modern fasih berbahasa asing dan pernah bertemu pemimpin Vatikan serta saat ini memimpin dewan kepemimpinan sementara.

Ayatollah Mohammad Bagher Qalibaf mantan komandan Korps Garda Revolusi Islam dan ketua parlemen saat ini juga termasuk dalam daftar calon kuat.

Nama lain yang disebut-sebut adalah Ayatollah Ebrahim Raisi mantan presiden yang memiliki kedekatan dengan mendiang Khamenei serta Ayatollah Sadeq Larijani yang berpengaruh besar di kalangan konservatif melalui pengalaman sebagai kepala yudisial.

Siapa pun yang terpilih akan langsung menghadapi ancaman langsung dari Israel yang menyatakan secara terbuka bahwa pemimpin baru tersebut akan menjadi sasaran eliminasi.

Menteri Pertahanan Israel mengumumkan posisi itu sebagai pekerjaan paling berbahaya di dunia saat ini dengan niat untuk menargetkan siapa pun yang menduduki jabatan tersebut.

Ancaman tersebut bukan sekadar retorika melainkan bagian dari kebijakan resmi mengingat sejarah panjang operasi pembunuhan Israel terhadap tokoh-tokoh kunci Iran.

Pernyataan itu dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa tidak ada tempat aman bagi pemimpin Iran bahkan di wilayah mereka sendiri sekaligus sebagai provokasi untuk memancing respons emosional dari Teheran.

Israel juga berupaya memperlihatkan ketegasan kepada sekutu dan lawan bahwa mereka tetap berani meski ibu kota mereka baru saja dihantam rudal hipersonik Iran.

Ancaman eliminasi ini menempatkan calon pemimpin baru dalam posisi sulit karena bersembunyi akan dianggap lemah sementara tampil di depan publik akan meningkatkan risiko kematian.

Posisi Pemimpin Tertinggi Iran kini dianggap sebagai jabatan paling berisiko di dunia mengingat negara sedang berperang serangan harian menghantam ibu kota dan pangkalan militer serta ancaman pembunuhan terbuka dari musuh.

Dalam lima hari terakhir konflik telah mengubah dinamika kawasan secara drastis mulai dari serangan awal AS-Israel yang menewaskan Khamenei hingga serangan balasan Iran yang menghancurkan Tel Aviv dan menimbulkan ratusan korban di pihak lawan.

Serangan balasan Iran telah menewaskan lebih dari enam ratus lima puluh personel militer Amerika Serikat dan Israel serta menghantam berbagai pangkalan di kawasan termasuk fasilitas di Siprus.

Reaksi internasional terhadap pengumuman mendatang dan ancaman Israel bermacam-macam dengan Rusia mengecam provokasi tersebut serta menawarkan bantuan pengamanan transisi sementara Tiongkok menyerukan ketenangan dan solusi damai.

Uni Eropa terpecah sementara PBB memperingatkan bahwa ancaman pembunuhan terhadap kepala negara merupakan pelanggaran hukum internasional yang serius.

Negara-negara Teluk menunjukkan kekhawatiran tinggi karena potensi perluasan konflik yang dapat mengancam stabilitas kawasan secara keseluruhan.

Pengumuman pemimpin baru ini akan menjadi titik balik yang menentukan apakah konflik akan mereda melalui diplomasi atau justru memasuki fase kehancuran yang lebih luas.(*)


Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved