
Repelita Jakarta - Kader PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli menyuarakan kritik tajam terhadap kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang mengalami defisit besar sejak dua bulan pertama tahun 2026.
Ia menilai kinerja fiskal pemerintah belum mampu memberikan keyakinan di tengah berbagai tantangan nasional yang muncul secara bersamaan.
Tor Monitor Ketua APBN Tekor Ketua ujar Guntur melalui cuitannya di X pada 6 Maret 2026.
Guntur merinci defisit APBN pada Januari mencapai lima puluh empat triliun rupiah dan membengkak menjadi seratus tiga puluh lima triliun rupiah pada Februari.
Januari APBN tekor Rp54 Triliun Februari APBN tekor Rp135 Trilun katanya.
Menurutnya angka tersebut mencerminkan tekanan serius yang sedang dihadapi pengelolaan keuangan negara.
Ia mengecam upaya efisiensi anggaran yang digaungkan pemerintah karena dianggap tidak berjalan efektif dan malah disertai pemborosan yang terus berlanjut.
Pemborosan lagi Gacor Efisiensi Tipu-tipu tegasnya.
Guntur menyoroti program Makan Bergizi Gratis yang mendapat sorotan negatif setelah kasus keracunan berulang di berbagai daerah.
MBG kasus keracunan gak berhenti sesalnya.
Ia juga menyentil impor ratusan ribu gerobak dari India yang lolos pengawasan DPR sehingga menimbulkan berbagai pertanyaan.
Impor Ratusan Ribu Gerobak India lolos dari DPR tambahnya.
Di tengah berbagai persoalan itu Guntur menyayangkan aktivitas Presiden Prabowo Subianto yang lebih banyak melakukan perjalanan ke luar negeri.
Belum ancaman dari dampak perang di Timur Tengah Ketua kok asyik jalan-jalan ke luar negeri tandasnya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

