Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[GEGER] Iman Zanatul Haeri Kritik Keras Menu Lele Mentah MBG: Multiplier Effect Hilang, Rakyat Bayar Dua Kali

 Edit foto acara gizi

Repelita Jakarta - Ketua Bidang Advokasi Guru P2G Iman Zanatul Haeri menyampaikan kritikan keras terkait Program Makan Bergizi Gratis setelah viral menu lele mentah di SMAN 02 Pamekasan Madura.

Sorotan tajam yang diberikannya itu terkait menu lele mentah yang diberikan Satuan Penyelenggara Pemenuhan Gizi pada SMAN 02 Pamekasan namun kemudian ditolak oleh pihak sekolah.

Langkah penolakan itu dilakukan pihak sekolah dengan alasan demi keselamatan anak sekolah dari makanan yang tidak layak konsumsi.

Lewat unggahan di media sosial X pribadinya Iman Zanatul menyampaikan kritikannya itu soal menu MBG yang menuai kontroversi di publik.

Menurutnya langkah BGN memberikan lele mentah ke siswa penerima sudah tidak memenuhi definisi program sebagai makanan bergizi.

Alasannya jelas karena makanan yang dibagikan bukan makanan yang benar-benar sudah siap makan dan bahkan diberi bahan makanan mentah.

"Ketika lele mentah jadi menu MBG maka tidak memenuhi definisi sebagai makan bergizi karena belum siap jadi makanan," tulisnya dalam akun @iman_zanatul pada Selasa 10 Maret 2026.

Lanjut Iman bahkan mengatakan dengan memberi menu makanan mentah untuk para penerima justru semakin membuat ribet orang tua siswa.

Menurutnya menu makanan tersebut akan membuat orang tua siswa harus kembali mengoreng bahan makanan dalam hal ini ikan lele.

Ini tentunya membuat fungsi pelayanan dan pemenuhan gizi di sekolah yang sesuai dengan alasan hadirnya program ini tidak terjadi.

Ia menegaskan bahwa multiplier effect yang selama ini dibanggakan dari program MBG justru tidak terjadi akibat menu mentah tersebut.

"Multiplier Effect yang selama ini dibanggakan MBG tidak terjadi," sebutnya dalam cuitan tersebut.

Bahkan menurutnya ini justru lebih membuat ribet orang tua siswa yang harus bekerja lebih untuk menyajikan makanan dari program MBG ini.

"Kalau lelenya digoreng di rumah fungsi pelayanan dan pemenuhan gizi di sekolah tidak terjadi," tuturnya.

"Apalagi menggoreng di rumah membuat pembiayaan rumah tangga tidak berkurang minyak dan gas," jelasnya.

Hal yang terlihat justru penerima menurutnya harus membayar dua kali untuk menyajikan makanan mentah dari program MBG ini.

"Lagi-lagi kita membayar dua kali setelah membayar pajak untuk MBG kita juga membeli minyak dan gas untuk menggoreng lele dan menghilangkan lendirnya," terangnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved