Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

AS perintahkan diplomatnya tinggalkan Arab Saudi usai konflik kian memanas

 

Repelita Riyadh - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat memerintahkan seluruh pegawai pemerintah serta anggota keluarga mereka yang tidak menjalankan tugas darurat untuk segera meninggalkan Arab Saudi akibat peningkatan risiko keamanan yang signifikan.

Langkah evakuasi wajib ini diumumkan pada Minggu dan dilaporkan Bloomberg pada Senin 9 Maret 2026 sehingga menjadi perintah evakuasi pertama yang disetujui sejak serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari 2026.

Perintah tersebut merevisi pengumuman sebelumnya pada 3 Maret 2026 yang hanya memberikan opsi sukarela bagi staf non-esensial serta keluarga mereka untuk meninggalkan pos diplomatik di Arab Saudi.

Kini mereka diwajibkan pergi sementara kehadiran personel dikurangi hanya pada staf inti yang benar-benar diperlukan.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan bahwa keputusan mengurangi personel menjadi hanya staf esensial merupakan langkah bijaksana di tengah situasi keamanan yang memburuk.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh tetap beroperasi dengan staf minimal yang masih bertugas dan langkah ini bersifat sementara.

Evakuasi wajib ini dipicu oleh beberapa serangan Iran yang menargetkan kompleks diplomatik serta area sekitarnya di Arab Saudi.

Pada hari Selasa Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh menjadi sasaran serangan drone yang melibatkan dua pesawat nirawak menurut pernyataan Kementerian Pertahanan Arab Saudi.

Negara-negara Arab di kawasan Teluk Persia terus menghadapi serangan rudal dan drone dari Iran yang mengklaim memiliki kapasitas untuk mempertahankan perang dalam jangka waktu panjang.

Israel juga melancarkan serangan terhadap depot bahan bakar di Teheran serta mengancam jaringan listrik Iran sehingga memicu peringatan dari Palang Merah mengenai risiko hujan asam beracun.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui unggahan di media sosial menuntut penyerahan tanpa syarat dari Iran yang semakin meningkatkan kekhawatiran akan konflik berkepanjangan.

Pasar saham global merosot sementara harga minyak dunia melonjak tajam akibat ketidakpastian pasokan energi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved