Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Trump Ancam Tarif 25% Negara yang Masih Dagang dengan Iran: Tekanan Ekonomi Maksimal hingga Isolasi Total Teheran

 

Repelita Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang memberi wewenang kepada pemerintah AS untuk mengenakan tarif impor hingga 25 persen terhadap negara mana pun yang masih menjalin hubungan bisnis dengan Iran.

Kebijakan tarif baru ini diumumkan melalui pernyataan resmi Gedung Putih sebagai bagian dari strategi tekanan ekonomi maksimal terhadap Teheran di tengah eskalasi ketegangan geopolitik.

Trump menegaskan negara-negara yang tetap berbisnis dengan Iran akan menghadapi konsekuensi ekonomi berat dalam perdagangan mereka dengan Amerika Serikat.

Ia menyatakan AS tidak akan mentoleransi aktivitas ekonomi yang dianggap mendukung pemerintah Iran baik secara langsung maupun tidak langsung.

Langkah ini dimaksudkan memperketat isolasi ekonomi Iran terutama terkait program nuklir serta pengaruh regional Teheran di Timur Tengah.

Trump menilai tekanan ekonomi merupakan alat paling efektif untuk memaksa Iran mengubah kebijakan luar negerinya yang dianggap mengganggu stabilitas kawasan.

Pemerintah AS menyebut tarif tersebut dapat diterapkan pada berbagai sektor perdagangan termasuk energi komoditas dan transaksi komersial lainnya.

Rincian teknis mekanisme penerapan tarif masih belum dijelaskan secara lengkap sehingga menimbulkan ketidakpastian bagi negara mitra dagang.

Beberapa negara diperkirakan paling berisiko terdampak kebijakan ini antara lain China India Turki serta sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.

Reuters melaporkan kebijakan tarif ini berpotensi memicu ketegangan baru dalam hubungan dagang global karena banyak negara masih memiliki kepentingan ekonomi strategis dengan Iran.

Trump menegaskan kebijakan tersebut bersifat tegas dan tidak bersyarat sehingga negara yang ingin mempertahankan akses perdagangan dengan AS harus menghentikan hubungan bisnisnya dengan Iran.

Pemerintah Iran mengecam langkah tersebut sebagai bentuk tekanan sepihak dan menyatakan tidak akan tunduk pada ancaman ekonomi apa pun.

Teheran berjanji akan mencari alternatif kerja sama dengan mitra lain untuk mengatasi dampak dari kebijakan tarif AS.

Sejumlah negara menyatakan masih mengkaji dampak kebijakan tersebut terhadap kepentingan nasional masing-masing dan mempertimbangkan pendekatan diplomatik untuk menghindari sanksi.

Indonesia melalui pernyataan pejabat terkait menyatakan tidak terlalu khawatir karena volume perdagangan dengan Iran relatif terbatas sehingga dampaknya dinilai minim.

Pengamat hubungan internasional menilai kebijakan tarif Trump berpotensi memperkeruh situasi perdagangan global serta memengaruhi stabilitas ekonomi dan diplomasi internasional secara lebih luas(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved