Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Misteri Larangan iPhone: Jawaban yang Baru Terungkap Setelah 15 Tahun

 

Penulis : Rina Syafri

Selama 15 tahun, saya hidup dalam larangan yang tak pernah saya pahami: saya tidak diizinkan menggunakan iPhone. Bukan karena harganya, bukan karena fiturnya, dan bukan pula karena saya tak mampu membelinya. Larangan itu datang dari bunda saya, tanpa alasan yang jelas, tanpa ruang untuk negosiasi. Setiap kali saya mengutarakan keinginan memiliki iPhone, jawabannya selalu sama: “Bunda dak ijinkan.” Titik.

Saya tumbuh bersama ponsel-ponsel yang kini tinggal nama: Nokia, Sony Ericsson, BlackBerry. Ketika iPhone mulai mendominasi dunia, saya hanya bisa memandang dari kejauhan. Teman-teman saya satu per satu beralih ke iPhone, sementara saya tetap menggenggam Samsung yang harganya tak kalah mahal. Saya sempat protes, “Kalau harganya sama, kenapa tidak iPhone saja?” Tapi bunda tetap bergeming. Tidak ada iPhone untuk saya.

Hari ini, saya membaca berita tentang pembaruan sistem iOS 16.7.13. Pengguna iPhone lawas kini berada di ujung tanduk. Sistem yang dulu dianggap stabil dan unggul, kini mulai menunjukkan batasnya. Dan di momen itulah saya tersadar: mungkin inilah alasan bunda saya dulu melarang saya menggunakan iPhone.

Saya bukan tipe orang yang suka gonta-ganti barang. Ponsel pertama saya masih ada, utuh, tersimpan rapi. Saya merawat barang seperti merawat kenangan. Dan mungkin bunda tahu, bahwa iPhone bukan untuk orang seperti saya. Bukan karena kualitasnya buruk, tapi karena sistemnya punya batas waktu. Ketika batas itu tiba, pengguna dipaksa beralih. Dan saya, yang enggan menjual atau membuang barang, akan terjebak dalam nostalgia yang tak lagi kompatibel.

Misteri Penarikan Update Apple: Pengguna iPhone Lawas Kini di Ujung Tanduk

Kini saya memahami, larangan itu bukan sekadar otoritas orang tua. Ia adalah bentuk perlindungan dari sistem yang tidak cocok dengan karakter saya. Bunda tidak menjelaskan, tapi ia tahu. Dan saya, setelah 15 tahun, baru bisa mengerti.(*)


Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved