
Repelita Jakarta - Sejarawan JJ Rizal mengkritik keras pernyataan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto yang mengusulkan penghentian operasi ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret setelah Koperasi Desa Merah Putih berjalan optimal.
Ia menilai cara pandang menteri tersebut sudah keliru sejak awal sehingga perlu diluruskan secepat mungkin agar tidak menimbulkan salah paham di masyarakat.
JJ Rizal menyatakan bahwa dasar pemikiran yang membalik urutan pembentukan koperasi menjadi pendekatan dari atas kekuasaan justru merusak esensi koperasi itu sendiri.
Menurutnya koperasi sejatinya lahir dari inisiatif masyarakat di tingkat akar rumput bukan diciptakan melalui instruksi atau kekuatan pusat pemerintahan.
Ia menegaskan bahwa koperasi yang tumbuh dari bawah memiliki semangat gotong royong dan kemandirian yang kuat serta tidak bergantung pada campur tangan kekuasaan.
JJ Rizal memperingatkan bahwa jika konsep koperasi dibalik dan dikendalikan dari pusat maka esensinya akan bergeser menjadi alat oligarki untuk memanipulasi serta mengeksploitasi hajat hidup orang banyak.
Ia menyoroti bahwa pendekatan dari atas bukanlah koperasi melainkan bentuk oligarki yang menyamar demi kepentingan segelintir pihak berkuasa.
Sebelumnya Menteri Yandri Susanto dalam video yang beredar luas menyatakan bahwa jika Koperasi Desa Merah Putih sudah berjalan optimal maka ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret sebaiknya dihentikan operasinya.
Yandri menegaskan bahwa pemerintah harus berpihak sepenuhnya pada koperasi desa sehingga ritel modern tidak lagi diperlukan setelah koperasi mampu menggantikan perannya.
Ia mempertanyakan keberpihakan pemerintah jika koperasi desa dibangun namun ritel modern tetap mendominasi pasar hingga merajalela di berbagai wilayah.
Yandri menilai skala besar serta dominasi ritel modern selama ini menjadi ancaman nyata bagi keberlangsungan Koperasi Desa Merah Putih.
Ia menyatakan bahwa dengan lebih dari dua puluh ribu gerai Alfamart dan Indomaret yang merajalela maka koperasi desa akan sulit berkembang jika ritel modern tidak dibatasi.
Pernyataan JJ Rizal tersebut disampaikan melalui cuitannya di X pada Minggu 22 Februari 2026 sebagai respons atas pandangan Menteri Yandri Susanto yang dianggapnya kontraproduktif. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok

