Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Herwin Sudikta: Gibran Pelan-pelan Jadi Duri dalam Pemerintahan Prabowo

 

Repelita Jakarta - Pegiat media sosial Herwin Sudikta menilai posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mulai berubah secara perlahan menjadi duri dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akibat manuver politik keluarga Jokowi yang mengarah pada penguatan Partai Solidaritas Indonesia.

Menurut Herwin meskipun Gibran masih menjabat sebagai Wakil Presiden mendampingi Prabowo arah politiknya perlahan bergeser sehingga menciptakan situasi yang serba janggal di dalam pemerintahan saat ini.

“Di titik ini posisi Gibran jadi aneh. Masih Wapres Prabowo tapi perlahan tapi pasti berubah jadi duri dalam daging di pemerintahan itu sendiri” ujar Herwin kepada fajar.co.id Selasa 3 Februari 2026.

Herwin menjelaskan bahwa semangat keluarga Jokowi dalam membesarkan PSI tidak cukup hanya dengan jargon dan retorika semata melainkan memerlukan figur nyata yang dapat menjadi etalase politik bagi publik.

Ia menegaskan satu-satunya figur realistis yang bisa menjadi daya tarik utama PSI saat ini adalah Gibran Rakabuming Raka sebagai calon presiden pada Pemilu 2029.

“Dan realistisnya barang itu cuma satu Gibran sebagai Capres 2029” tegasnya.

Herwin mengingatkan bahwa langkah tersebut tidak akan berjalan mulus karena kontestasi menuju 2029 akan menghadapi perlawanan keras dari Gerindra beserta koalisinya yang tidak akan tinggal diam melihat manuver PSI.

Ia juga menyinggung keberadaan aktor politik kuat termasuk figur yang disebut sebagai tukang jastip kekuasaan dan juragan sprindik yang memiliki pengaruh besar dalam dinamika kekuasaan nasional.

Selain itu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dipastikan menjadi lawan berat karena tidak mau kalah untuk kesekian kalinya dari strategi politik keluarga Jokowi.

Jokowi sendiri menyatakan telah berdiskusi dengan pimpinan PSI terkait penyelesaian struktur kepengurusan partai yang ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir 2026.

Ia menekankan pentingnya membangun mesin partai yang besar dan solid untuk mendukung target politik PSI yang ambisius serta menuntut struktur hingga tingkat desa RT dan RW.

“Karena kita perlu mesin-mesin kita memberikan mesin besar. Karena target PSI adalah target yang besar. Targetnya tinggi jadi mesinnya harus mesin besar” ucap Jokowi.

Jokowi menegaskan struktur partai harus hidup dan benar-benar bekerja menyentuh masyarakat di akar rumput agar kekuatan politik dapat terbangun secara kuat.

Ia menyatakan kesiapan turun langsung ke berbagai daerah di Indonesia untuk membantu pembangunan struktur PSI meskipun negara memiliki tiga puluh delapan provinsi lima ratus empat belas kabupaten kota serta sekitar tujuh ribu kecamatan.

“Kalau diperlukan saya harus datang saya masih sanggup. Saya masih sanggup datang ke provinsi-provinsi ke kabupaten kota kalau perlu sampai ke kecamatan saya masih sanggup” imbuh Jokowi.

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved