
Repelita Jakarta - Nama pengusaha Hary Tanoesoedibjo kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial terutama di platform Twitter setelah namanya tercantum dalam dokumen Epstein Files.
Perbincangan tersebut dipicu oleh unggahan dari akun Twitter @firhidz yang diposting pada tanggal satu Februari dua ribu dua puluh enam.
Dalam unggahan tersebut pengguna menuliskan beneram coy disertai tangkapan layar dari salah satu halaman berkas Epstein Files.
Dokumen yang ditampilkan menyebut nama lengkap Hary Tanoesoedibjo sebagai miliarder asal Indonesia yang terlibat dalam pengembangan hotel milik Donald Trump.
Keterangan tersebut juga mencatat bahwa Hary pernah membeli sebuah rumah di Beverly Hills dari Donald Trump.
Unggahan akun @firhidz tersebut telah dilihat lebih dari empat ratus enam puluh satu ribu pengguna dan memicu berbagai komentar dari netizen.
Salah satu pengguna dengan nama akun butterflycat_s menulis kedekatan dia sama Trump tuh ternyata udah viral di TikTok malah dari satu tahun yang lalu Trump undang HT ke kediaman pribadinya.
Akun @fettudicky menambahkan istrinya masih bangga nge-pin post pertemuan bareng Trump di IG.
Pengguna @billllllliiiee menyatakan gue malah penasaran sama Indonesia CIA ini siapa dah atas keterlibatan nama Hary dalam Epstein Files.
Kemunculan nama Hary dalam dokumen tersebut membuat publik kembali mengaitkan hubungan bisnisnya dengan Donald Trump yang sudah diketahui sejak lama.
Meskipun demikian belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait mengenai konteks lengkap pencantuman nama Hary dalam berkas tersebut.
Perbincangan di media sosial terus berlangsung dengan berbagai spekulasi terkait kedekatan Hary dengan lingkaran Donald Trump.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

