
Repelita Jakarta - Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menanggapi serangan terhadap Slank dari sebagian pendukung Presiden ke-7 Joko Widodo pasca-rilis lagu Republik Fufufafa.
Sejumlah pihak yang dikenal sebagai kelompok Termul menuding Slank telah membalas air susu dengan air tuba.
Chusnul menilai tuduhan tersebut terasa tidak masuk akal mengingat dukungan lama Slank terhadap Joko Widodo.
Band tersebut secara konsisten mendukung perjalanan politik Joko Widodo sejak masa pencalonan sebagai Gubernur DKI Jakarta hingga dua periode kepresidenan.
“Slank yang bela Jokowi jadi gubernur DKI hingga presiden dua periode,” tulis Chusnul melalui akun X @ch_chotimah2 pada 2 Januari 2026.
Chusnul juga menggarisbawahi posisi Slank yang sejajar dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dalam pertarungan politik nasional.
Slank turut berjuang bersama partai itu untuk mengalahkan Prabowo Subianto pada pemilu sebelumnya.
“Bersama PDIP berjuang mengalahkan Prabowo,” lanjutnya.
Namun, pada Pemilu 2024, Joko Widodo memilih jalur berbeda dengan meninggalkan PDIP serta Slank untuk mendukung Prabowo Subianto.
“Tapi di 2024 Jokowi malah meninggalkan PDIP dan Slank demi Prabowo,” terangnya.
Karena itu, Chusnul mempertanyakan mengapa Slank kini diserang hanya karena merilis lagu Republik Fufufafa.
Ia menyatakan bahwa ungkapan air susu dibalas air tuba yang dialamatkan kepada Slank sebenarnya tidak pada tempatnya.
“Dan sekarang cuma karena Slank bikin lagu fufufafa, Slank dianggap sama termul air susu dibalas air tuba, apa ga kebalik ya?,” tandasnya.
Chusnul lebih lanjut bertanya mengapa sebagian pendukung Joko Widodo begitu tersinggung dengan lagu tersebut.
Ia menantang untuk menjelaskan hubungan langsung istilah fufufafa dengan Joko Widodo.
“Emang fufufafa itu siapanya Jokowi ya?,” kuncinya.
Editor: 91224 R-ID Elok

