Repelita Jakarta - Influencer yang dikenal sebagai DJ Donny, atau Ramond Donny Adam, menyatakan tetap akan menyuarakan kritik mewakili kegelisahan masyarakat meskipun mengalami teror.
Ia menerima kiriman bangkai ayam disertai tulisan berisi ancaman pada Senin 29 Desember 2025.
Menurut Donny, peristiwa semacam ini bukan yang pertama kali menimpanya.
Aksi teror berlanjut dengan pelemparan bom molotov ke tempat tinggalnya yang diduga dilakukan oleh dua pelaku tak dikenal pada Rabu 31 Desember 2025.
Donny kemudian membuat laporan resmi ke Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/9545/XII/2025/SPKT/Polda Metro Jaya.
Sebelumnya, aktivis dari Greenpeace seperti Iqbal Damanik, Virdian Aurelio, serta Sherly Annavita juga mengalami bentuk ancaman serupa.
Polda Metro Jaya memastikan akan menangani laporan dugaan teror berupa pelemparan bom molotov tersebut secara serius.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengonfirmasi penerimaan laporan resmi mengenai rangkaian aksi intimidasi itu.
“Benar, sudah diterima laporannya soal dua teror itu,” kata Kombes Pol Budi Hermanto seperti dikutip pada Jumat 2 Januari 2026.
Budi menjelaskan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan dengan menggali keterangan dari para saksi untuk mengidentifikasi pelaku teror terhadap rumah DJ Donny.
“Akan dilakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi,” tegasnya.
Laporan tersebut dibuat oleh DJ Donny pada Rabu 31 Desember 2025 dan telah tercatat secara resmi dengan nomor LP/B/9545/XII/2025/SPKT POLDA METRO JAYA.
Editor: 91224 R-ID Elok

