Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

San Afri Awang Bantah Tuduhan Palsu: Skripsi Jokowi Asli, Font Times New Roman Sudah Ada Sejak 1980-an

Repelita Yogyakarta - Ketua Senat Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada San Afri Awang membagikan pengalaman pribadi terkait pembuatan sampul skripsi pada era 1980-an untuk menanggapi tuduhan pemalsuan ijazah mantan Presiden Joko Widodo.

San Afri mengenang saat dirinya sebagai mahasiswa harus mencetak sampul skripsi di tempat percetakan ternama seperti Prima dan Sanur yang berada di sekitar kampus.

Pada masa itu, penggunaan komputer IBM PC untuk pengetikan sudah mulai tersedia melalui jasa profesional di lingkungan UGM, termasuk untuk pengolahan data statistik.

Saya masih ingat waktu saya buat cover (skripsi), lari ke Prima. Di zaman itu sudah ada tempat cetak sampul yang terkenal, Prima dan Sanur. Soal diketik pakai mesin komputer, jangan heran di sekitar UGM juga sudah ada jasa pengetikan menggunakan komputer IBM PC. Saya sempat pakai buat mengolah data statistik kata San Afri pada 6 Januari 2026.

Namun, tidak semua mahasiswa Fakultas Kehutanan memanfaatkan jasa percetakan untuk sampul dan lembar pengesahan skripsi.

Banyak rekan seangkatannya yang kurang mampu secara ekonomi memilih menggunakan mesin ketik manual untuk membuat bagian tersebut.

Kawan saya yang secara ekonomi tidak mampu, banyak yang membuat lembar sampul dan pengesahan dengan mesin ketik bebernya.

San Afri menegaskan bahwa tuduhan pemalsuan yang dilontarkan sejumlah pihak jelas tidak berdasar dan salah alamat.

Ia menyayangkan polemik ini terus bergulir hingga menciptakan kegaduhan di masyarakat.

Pihak yang menyebarkan informasi tidak benar dinilainya hanya bertujuan mencari perhatian semata dengan analisis yang menyimpang dari fakta.

Dia (Joko Widodo) lulus dari sini dan buktinya ada kok tegasnya.

San Afri, yang merupakan senior angkatan Joko Widodo di Fakultas Kehutanan, kembali menegaskan integritas institusi UGM dalam mengeluarkan dokumen akademik.

Skripsi Joko Widodo yang tebalnya mencapai 91 halaman memang ditulis menggunakan mesin ketik untuk isi utama.

Sementara sampul depan serta lembar pengesahan dicetak melalui jasa percetakan profesional, sesuai praktik umum mahasiswa saat itu.

Kombinasi antara mesin ketik untuk isi dan percetakan untuk sampul merupakan hal biasa di kalangan mahasiswa Fakultas Kehutanan pada periode tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved