Repelita Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD memberikan jaminan kepada komika Pandji Pragiwaksono terkait polemik materi stand up comedy Mens Rea.
Pernyataan itu disampaikan Mahfud melalui kanal YouTube pribadinya pada 7 Januari 2026.
Ia menegaskan bahwa Pandji tidak akan terkena jerat pidana atas sindiran yang disampaikan dalam pertunjukan spesial tersebut.
Kalau itu dianggap menghina, khusus untuk kasus Pandji Pragiwaksono ini, tidak bisa dihukum.
Alasan utama adalah materi Mens Rea direkam dan disampaikan sebelum Kitab Undang-Undang Hukum Pidana baru resmi berlaku.
Karena ketentuan ini dimuat di dalam KUHP baru yang berlaku sejak tanggal 2 (Januari), dia mengatakan bulan Desember.
Mahfud dengan tegas menyatakan tidak ada landasan hukum untuk memproses Pandji secara pidana.
Tidak akan dihukum Mas Panji, tenang, nanti saya yang bela.
Meskipun demikian, Mahfud mengakui kekhawatiran masyarakat terhadap beberapa pasal dalam KUHP baru yang berpotensi membatasi ruang berekspresi.
Ia menyatakan dukungannya agar pasal-pasal kontroversial tersebut diuji melalui mekanisme judicial review di Mahkamah Konstitusi.
Memang ke depannya itu, makanya saya setuju di bawah ke judicial review, iya dibawa aja.
Pandji sendiri menjelaskan bahwa Mens Rea bukan bertujuan menyerang tokoh atau kelompok tertentu.
Banyak pihak salah mengartikan arah sindiran dalam pertunjukannya.
Orang berpikir Mens Rea itu dibikin untuk nyenggol ini, nyenggol itu.
Pandji menegaskan bahwa yang menjadi sasaran utama adalah masyarakat Indonesia secara keseluruhan.
Yang disenggol oleh Mens Rea, rakyat Indonesia.
Materi tersebut disusun untuk membangunkan kesadaran publik tentang tanggung jawab mereka dalam sistem demokrasi.
Dari awal sampai akhir, materi stand up dalam Mens Rea itu untuk bikin semua orang yang tahu dia adalah bagian dari negara demokrasi untuk lebih baik menjadi bagian dari demokrasi.
Pandji juga menyoroti bahwa kondisi politik nasional merupakan cerminan dari masyarakat itu sendiri.
Gua ngerasa kondisi politik kita itu sebenarnya tanggung jawab kita juga.
Ia mengajak publik untuk introspeksi sebelum menyalahkan lembaga atau elite politik.
Cuma kita sering banget, ih salah ini, salah ini, DPR kacau. Lah DPR kan rata-rata rakyat.
Kan perwakilan rakyat, rata-rata rakyat kayak gitu ya lu dapet orang kayak gitu.
Pandji mendorong perubahan dimulai dari diri sendiri untuk mendapatkan representasi politik yang lebih baik.
Kalau nggak pengen dapat orang kayak gitu, yah benahi diri kita. Gue jamin sejamin-jaminnya.
Mens Rea dirancang agar dapat dipahami oleh semua lapisan masyarakat, termasuk yang awam terhadap isu politik.
Orang nggak ngerti politik, masuk Mens Rea, keluar ngerti. Gue jamin. Belum tentu suka, tapi ngerti.
Jaminan dari Mahfud ini diharapkan meredakan kekhawatiran publik terkait kebebasan berkarya di tengah aturan hukum baru.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

