Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Muhammadiyah Sesalkan Teror Terhadap Kritikus, Khawatir Citra Prabowo Rusak

Repelita Jakarta - Organisasi Muhammadiyah menyatakan keprihatinan yang mendalam terhadap serentetan peristiwa intimidasi yang dialami oleh kalangan masyarakat sipil, khususnya para aktivis dan pembuat konten di jejaring sosial, menjelang akhir tahun kemarin.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas menilai bahwa rangkaian kejadian tersebut dapat mencoreng nama baik pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Publik berpotensi memandang Prabowo sebagai figur yang tidak menerima masukan atau kritik dari masyarakat.

"Kami sama sekali tidak menghendaki kondisi demikian karena akibatnya akan sangat membahayakan bagi perjalanan bangsa di masa mendatang," ujar Anwar Abbas saat dihubungi pada Kamis, 1 Januari 2026.

Di samping merusak citra eksekutif, Anwar Abbas menegaskan bahwa tindakan intimidasi seperti itu juga merupakan bentuk pelecehan terhadap konstitusi Republik Indonesia.

Hak warga negara untuk menyuarakan pendapat telah diatur dengan jelas dalam undang-undang dasar.

Pemerintah, katanya, seharusnya mengerahkan segala daya upaya untuk menangani bencana alam di Sumatera serta memberikan pertolongan kepada para korban yang terdampak.

Tindakan nyata tersebut dinilainya sebagai cara paling tepat untuk menjawab berbagai kritik dari elemen masyarakat sipil.

Anwar Abbas menambahkan bahwa bukti kerja konkret di lapangan jauh lebih kuat dalam menyampaikan pesan kepada rakyat.

"Daripada hanya berupa janji atau kata-kata saja," katanya.

Beberapa waktu sebelumnya, sejumlah aktivis serta pencipta konten menjadi korban intimidasi pada penghujung tahun 2025.

Seorang musisi dari Aceh yang dikenal sebagai DJ Donny melaporkan menerima kiriman bangkai ayam beserta surat ancaman, sementara tempat tinggalnya turut menjadi target lemparan bom molotov oleh orang tidak dikenal.

Pencipta konten asal Aceh lainnya, Sherly Annavita, juga mendapat paket berisi telur busuk serta mengalami perusakan pada mobil pribadinya.

Rumah Iqbal Damanik, yang menjabat sebagai Manajer Kampanye Iklim dan Energi di Greenpeace Indonesia, turut dikirimi bangkai ayam disertai pesan bernada mengancam.

Intimidasi terhadap Iqbal diduga berhubungan langsung dengan tugasnya mengkampanyekan isu lingkungan, terutama kritik terhadap penanganan bencana Sumatera oleh pemerintah.

Aksi ancaman juga terjadi melalui saluran digital.

Pembuat konten Virdian Aurellio mengalami serangan siber setelah rutin memposting dokumentasi situasi pascabencana di Aceh.

Akun WhatsApp milik saudara perempuannya diduga diretas dan dimanfaatkan untuk menyebarkan konten dewasa ke berbagai grup percakapan.

Selain itu, ada upaya penguasaan akun keluarga lain serta pengiriman pesan yang mencemarkan nama baik Virdian dari nomor tak dikenal kepada kerabatnya.

Serangan serupa di ranah daring juga menimpa aktor Yama Carlos setelah ia mengunggah video satir mengenai penanganan bencana Sumatera.

Ia menerima berbagai bentuk ancaman melalui WhatsApp, desakan untuk menghapus unggahan, serta pengiriman paket fiktif dengan metode bayar di tempat ke rumahnya.

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menyatakan belum memperoleh laporan resmi mengenai adanya ancaman terhadap keamanan warga.

"Saya sendiri belum tahu. Jadi bagaimana saya percaya mereka diteror? Oleh siapa? Karena apa?" katanya melalui pesan singkat pada Rabu, 31 Desember 2025.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved