Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Laporan ke Pandji Terbuka Diselesaikan Damai, Pelapor Buka Komunikasi dan Tegaskan Bukan untuk Pemenjaraan

 

Repelita Jakarta - Laporan hukum yang diajukan oleh perwakilan organisasi kemasyarakatan terhadap seorang komika kembali mendapatkan perhatian publik.

Aliansi Muda Muhammadiyah bersama dengan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama telah melayangkan laporan tersebut kepada Pandji Pragiwaksono.

Laporan itu mengandung tuduhan terkait penghasutan dan penistaan agama melalui materi pertunjukan stand-up comedy berjudul Mens Rea yang tayang di platform Netflix.

Berbagai respon muncul dari kalangan petinggi organisasi terkait dengan adanya laporan yang mengatasnamakan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama tersebut.

Munculnya beragam tanggapan dan suara dari internal organisasi membuat laporan terhadap Pandji ini berpeluang besar diselesaikan secara damai di luar proses hukum.

Dalam keterangannya, kemungkinan penyelesaian secara damai ini muncul karena adanya desakan dan suara dari para kader organisasi yang meminta penanganan bijaksana.

Ketua Aliansi Pemuda Muhammadiyah, Tumada, menjelaskan bahwa pelaporan terhadap Pandji berawal dari diskusi internal di kalangan anggota.

Rasa keberatan muncul terhadap materi pertunjukan yang dianggap menyentuh nama organisasi dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik.

“Ini memang benar-benar pure gerakan organik yang memang kami bangun. Setelah melalui kajian bersama, kami menilai ada bagian-bagian yang berpotensi menyinggung kesalahpahaman publik,” kata Tumada.

Pernyataan tersebut dikutip pada hari Senin tanggal 12 Januari 2026 berdasarkan keterangan resmi yang disampaikannya kepada media.

Alasan spesifik pelaporan terhadap Pandji terkait dengan materi yang menyinggung masalah jatah atau alokasi pertambangan dalam kontennya.

Dalam materi pertunjukannya, sang komika sempat menyebut bahwa Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama mendapat jatah tambang dari Presiden terpilih Prabowo Subianto sebagai bentuk balas budi.

Pernyataan tersebut dinilai menyesatkan karena dianggap menyeret nama organisasi secara keseluruhan tanpa pembedaan yang jelas.

“Kami merasa bahwa itu bukan Muhammadiyah-nya, tapi perorangannya. Yang mana kemudian kalau kita berbicara soal organisasi per hari ini, itu tidak bisa dibawa-bawa,” sebutnya.

Unsur komedi dalam materi Mens Rea memang diakui sebagai bagian dari ruang kebebasan berekspresi yang dilindungi secara hukum.

Hanya saja, menurut analisisnya, penayangan materi tersebut di platform global seperti Netflix memberikan dampak yang lebih luas bagi publik.

“Ketika di ruang publik dengan jangkauan luas, komedi juga kan sebenarnya memiliki dampak sosial,” ujarnya.

Meskipun kasus ini sudah memasuki proses hukum, Aliansi Muda Muhammadiyah sebagai pelapor membuka peluang komunikasi langsung dengan Pandji jika memungkinkan.

Sikap melunak dari pihak pelapor ini menegaskan bahwa laporan yang dilayangkan tidak bertujuan untuk memenjarakan atau menghukum Pandji secara berat.

“Langkah yang kami tempuh itu bukan semata-mata untuk pemidanaan. Melainkan sebagai mekanisme klarifikasi dan evaluasi melalui jalur yang sah,” terangnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved