![]()
Repelita Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah menyita sejumlah uang dalam nilai miliaran rupiah dalam sebuah operasi tangkap tangan.
Operasi tersebut berhasil menangkap Bupati Pati Sudewo atas dugaan keterlibatan dalam tindak pidana korupsi.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa rincian nominal pasti akan diumumkan dalam konferensi pers mendatang.
“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim juga mengamankan barang bukti sejumlah uang dalam bentuk rupiah, senilai miliaran rupiah. Nanti kami akan sampaikan (rinciannya),” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Sudewo telah tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.
Kedatangannya tercatat pada pukul sepuluh lewat tiga puluh lima menit waktu setempat pada hari Selasa.
Operasi tangkap tangan ini merupakan yang ketiga yang dilakukan oleh KPK sepanjang tahun dua ribu dua puluh enam.
Operasi pertama dilakukan pada tanggal sembilan hingga sepuluh Januari dengan menangkap delapan orang.
KPK mengungkap bahwa operasi pertama terkait dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di lingkungan Ditjen Pajak.
Lokasi kejadian berada di Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara pada periode dua ribu dua puluh satu hingga dua ribu dua puluh enam.
Operasi tangkap tangan kedua dilaksanakan pada tanggal sembilan belas Januari dengan menangkap Wali Kota Madiun.
Maidi bersama empat belas orang lainnya ditangkap terkait dugaan korupsi proyek dan dana tanggung jawab sosial perusahaan.
Kasus tersebut berkaitan dengan pengelolaan dana corporate social responsibility di wilayah Kota Madiun.
Pada tanggal yang sama, KPK juga melakukan operasi ketiga di Kabupaten Pati dengan menangkap Bupati setempat.
Operasi ini diduga berkaitan dengan praktik korupsi dalam proses pengisian jabatan perangkat desa.
Proses pemeriksaan terhadap semua pihak yang ditangkap masih terus berlangsung secara intensif.
KPK akan segera menetapkan status tersangka setelah melalui proses klarifikasi dan pengumpulan bukti.
Masyarakat menanti pengumuman resmi mengenai perkembangan kasus dari pihak KPK dalam waktu dekat.
Operasi ini menunjukkan komitmen lembaga antirasuah dalam memberantas tindak pidana korupsi di berbagai level.
Penanganan kasus-kasus tersebut diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku maupun calon pelaku.
KPK juga akan melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk kelancaran proses hukum.
Dukungan publik terhadap upaya pemberantasan korupsi terus diharapkan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

