Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Jam Malam Ketat Diberlakukan di Birgunj Usai Ketegangan Hindu–Muslim Ancam Jalur Perdagangan Vital Nepal

 

Repelita Birgunj - Otoritas Distrik Parsa memberlakukan jam malam ketat di kota perbatasan Birgunj mulai Selasa 6 Januari 2026 sebagai respons terhadap eskalasi ketegangan antara komunitas Hindu dan Muslim.

Langkah ini diambil setelah aksi perusakan masjid di wilayah terdekat pada akhir pekan memicu gelombang protes dari kedua kelompok.

Perintah resmi melarang warga berada di jalanan serta mengadakan segala bentuk pertemuan, rapat umum, atau unjuk rasa.

Pihak berwenang memberikan wewenang kepada pasukan keamanan untuk bertindak tegas, termasuk penggunaan senjata api terhadap pelanggar yang tetap beraktivitas di luar rumah.

Birgunj yang berjarak sekitar 130 kilometer selatan Kathmandu merupakan jalur masuk utama bagi lebih dari separuh perdagangan Nepal dengan dunia luar.

Gangguan di kota ini berpotensi mengacaukan pasokan bahan bakar, barang manufaktur, serta kebutuhan pokok yang mayoritas berasal dari India melalui gerbang Raxaul-Birgunj.

Kekhawatiran utama adalah munculnya kelangkaan komoditas dan kenaikan harga secara nasional jika arus logistik terhambat lebih lama.

Pasukan tentara dan polisi bersenjata lengkap saat ini sedang melakukan patroli intensif untuk menjaga ketertiban serta memastikan kelancaran distribusi barang esensial.

Awal mula kerusuhan terjadi pada Minggu ketika kelompok Muslim menggelar aksi demonstrasi mengecam vandalisme terhadap masjid di kota sekitar.

Pada hari yang sama, kelompok Hindu mengadakan protes balasan yang memanaskan situasi hingga memicu kericuhan ringan dengan aparat antihuru-hara.

Belum ada informasi mengenai korban jiwa atau bentrok skala besar antar kelompok, meskipun sempat terjadi insiden pembakaran ban dan pemalangan jalan.

Fenomena konflik berbasis agama tergolong langka di Nepal yang mayoritas penduduknya beragama Hindu dan dikenal toleran.

Populasi Muslim yang lebih terkonsentrasi di daerah selatan perbatasan membuat isu sensitif semacam ini mudah menyebar cepat.

Pemerintah pusat kini mengintensifkan upaya meredam polarisasi sosial sambil menjaga stabilitas jalur perdagangan vital bagi perekonomian negara.

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved