Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[HEBOH] Bentrok Pekerja di Pomalaa, Polisi Amankan TKA Tiongkok Usai Dugaan Penganiayaan Buruh Lokal

 Bentrok TKA China dengan Pekerja Tambang di Kolaka, Begini Kronologi Lengkapnya!

Repelita Kolaka - Bentrok antara dua kelompok pekerja yang melibatkan tenaga kerja asal Tiongkok dengan karyawan lokal di kawasan proyek Indonesia Pomalaa Industrial Park mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka-luka.

Peristiwa yang terjadi di Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara tersebut mendorong kepolisian setempat untuk mengamankan empat orang tenaga kerja asing dari Tiongkok.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa insiden tersebut dipicu oleh dugaan penganiayaan terhadap seorang pekerja lokal oleh oknum tenaga kerja asing.

Untuk sementara dua warga negara asing yang diduga melakukan penganiayaan sudah kami amankan Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apakah ada pelaku tambahan ujar Kapolres Kolaka AKBP Yuda pada Rabu 28 Januari 2026.

Pihak kepolisian menegaskan akan mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak tegas seluruh pihak yang terbukti bersalah sesuai hukum yang berlaku.

Aparat juga memastikan bahwa situasi keamanan di kawasan proyek Indonesia Pomalaa Industrial Park saat ini telah kembali kondusif dan aman.

Situasi saat ini kondusif Saya juga sudah memberikan arahan Intinya teman-teman meminta agar pelaku lain jika ada tetap dikejar kata Kapolres Kolaka.

Informasi yang berhasil dihimpun menunjukkan bahwa peristiwa ini bermula saat korban mencoba mempertanyakan perihal gaji kepada seorang pengawas tenaga kerja asing.

Alih-alih mendapatkan penjelasan yang memuaskan korban justru menerima pernyataan yang dinilai bernada merendahkan sehingga memicu emosi.

Situasi kemudian memanas hingga berujung pada adu jotos antara korban dan pengawas tenaga kerja asing tersebut.

Keributan sempat mereda setelah berhasil dilerai oleh rekan kerja yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Akibat kericuhan ini seorang tenaga kerja lokal harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka serius pada bagian pundaknya.

Namun kondisi kembali memburuk ketika korban dipanggil ke sebuah ruangan yang semula dikira untuk kepentingan mediasi.

Di lokasi tersebut korban diduga kembali mengalami tindakan kekerasan yang kemudian memicu kericuhan lebih besar di lingkungan kerja proyek.

Akibat kejadian itu kepolisian bergerak cepat untuk mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan.

Saat ini dua orang tenaga kerja asing asal Tiongkok telah ditangkap dan diamankan di Mapolres Kolaka untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Proses penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap kronologi lengkap dan motif di balik peristiwa bentrok tersebut.

Pihak pengelola proyek Indonesia Pomalaa Industrial Park diharapkan dapat memberikan keterangan dan kerja sama dalam penyelidikan.

Keselamatan dan perlindungan pekerja lokal harus menjadi prioritas utama dalam setiap proyek yang melibatkan tenaga kerja asing.

Ketegangan antara pekerja lokal dan tenaga kerja asing seringkali dipicu oleh perbedaan budaya dan komunikasi yang tidak efektif.

Pemerintah daerah perlu meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing di wilayahnya.

Sosialisasi mengenai hak dan kewajiban pekerja harus diberikan secara merata kepada seluruh tenaga kerja baik lokal maupun asing.

Mekanisme penyelesaian perselisihan perlu disiapkan untuk mencegah eskalasi konflik yang dapat merugikan semua pihak.

Peran pengawas ketenagakerjaan menjadi sangat penting dalam memastikan terciptanya hubungan industrial yang harmonis.

Insiden seperti ini dapat mempengaruhi iklim investasi dan ketenagakerjaan di daerah jika tidak ditangani dengan baik.

Koordinasi antara kepolisian dinas tenaga kerja dan pihak perusahaan harus diperkuat untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Perlindungan hukum yang sama harus diberikan kepada semua pekerja tanpa memandang asal kebangsaan mereka.

Proses hukum yang transparan dan adil akan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat.

Masyarakat diharapkan dapat bersikap tenang dan tidak mengambil tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

Dengan penanganan yang tepat diharapkan kejadian serupa tidak terulang lagi di masa yang akan datang.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved