Repelita Jakarta - Roy Suryo dengan tegas menjawab berbagai tuduhan yang menimpanya, mulai dari dugaan ijazah palsu pada jenjang strata satu, dua, hingga doktor, serta keterkaitan dengan kasus korupsi proyek Hambalang.
Pernyataan blak-blakan itu disampaikan langsung oleh mantan Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut usai membuat laporan polisi terhadap tujuh pendukung mantan Presiden Joko Widodo atas dugaan pencemaran nama baik di Polda Metro Jaya pada Kamis, 8 Januari 2026.
“Saya kader terbaik dari partai itu tahun 2016. Dan setelah itu, justru empat tahun berikutnya saya izin kepada ketua umum waktu itu untuk mengundurkan diri,” ungkap Roy Suryo kepada wartawan.
Ia menjelaskan bahwa langkah mundur dari keanggotaan partai politik dilakukan semata-mata untuk melanjutkan studi pendidikan tinggi.
“Karena saya mau sekolah. Jadi, memang hubungan saya tidak buruk,” tegasnya.
Roy Suryo juga membantah keras segala tudingan keterlibatannya dalam perkara korupsi pembangunan pusat pelatihan olahraga Hambalang.
Menurutnya, isu tersebut tidak memiliki bukti kuat dan hanya merupakan bagian dari serangan yang bertujuan merusak reputasinya.
Ia menegaskan bahwa seluruh gelar akademik yang dimilikinya diperoleh melalui proses pendidikan yang sah dan transparan.
Roy menyatakan siap menghadapi proses hukum terkait laporan yang baru saja diajukannya.
Pihak kepolisian daerah Metro Jaya telah menerima laporan tersebut dan akan menindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

