
Repelita Jakarta - Nama Rocky Gerung kembali disalahgunakan secara masif oleh ratusan akun palsu di berbagai platform media sosial yang memproduksi konten mulai dari serangan politik kasar hingga promosi produk dewasa demi meraup keuntungan.
Jurnalis Forum News Network Hersubeno Arief menegaskan bahwa pengamat politik tersebut hanya memiliki dua kanal resmi yaitu YouTube Rocky Gerung Official serta Instagram @rocky_gerung_official yang selalu ditampilkan dalam setiap siaran FNN.
Ia menjelaskan bahwa segala pernyataan resmi Rocky Gerung hanya boleh diambil dari kedua kanal tersebut karena akun-akun lain tidak memiliki otorisasi dan sering kali menyebarkan narasi yang bertolak belakang dengan sikap aslinya.
Jadi next kalau Anda mau mengutip pernyataan-pernyataan Bung Rocky Gerung, silakan ambilnya di channel ini, Rocky Gerung Official YouTube ini.
Dan juga ada kegiatan-kegiatan lain Bung Rocky yang mungkin tidak kita masukkan di YouTube tapi di akun Instagram ini ya yang ditempel juga di YouTube ini, rocky_gerung_official.
Banyak akun palsu tersebut awalnya dibangun dengan konten politik provokatif kemudian setelah memiliki pengikut besar beralih memasang iklan obat kuat atau materi pornografi sebelum akhirnya dijual kepada pihak ketiga.
Akun-akun tersebut juga sering melontarkan serangan pribadi terhadap tokoh tertentu padahal Rocky Gerung selama ini dikenal hanya mengkritik kebijakan bukan menyerang individu secara personal.
Penyalahgunaan identitas ini pernah mencapai puncaknya menjelang Pilpres 2019 ketika akun X resmi Rocky Gerung dengan dua juta pengikut dibajak dan digunakan untuk menghina menteri hingga berujung laporan polisi.
Saat ini fenomena serupa berulang dengan semakin banyak akun baru yang mencatut nama Rocky Gerung untuk menyebarkan informasi palsu yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Hersubeno kembali mengingatkan publik dan media untuk selalu memverifikasi sumber dengan hanya merujuk pada YouTube Rocky Gerung Official serta Instagram @rocky_gerung_official agar tidak menjadi korban manipulasi digital yang semakin marak.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

