Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Farhat Abbas Sindir Roy Suryo Cs: Kasih Aja Tambang, Cari Kerja Saja Jangan Urus Ijazah Palsu

Repelita Jakarta - Pengacara Farhat Abbas kembali menjadi sorotan setelah mengeluarkan komentar pedas yang bernuansa satir terkait kontroversi dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo.

Ia secara terbuka menyebut nama-nama tokoh yang selama ini gencar mengangkat isu tersebut di ruang publik.

Di antara yang disinggungnya adalah Roy Suryo, Eggi Sudjana, serta Dokter Tifauzia Tyassuma.

Rekaman video pernyataan Farhat tersebut menyebar luas di platform media sosial dan memicu beragam reaksi dari netizen.

Dalam klip itu, Farhat memberikan masukan bernada sindiran kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengatasi situasi dari sisi ekonomi.

“Secara ekonomi nih, Pak Kapolri panggil Roy Suryo, panggil Eggi Sudjana, panggil Tifa, panggil ini. Tolong carikan pekerjaan mereka, buat makan,” ujar Farhat dikutip pada Rabu (10/12/2025).

Farhat tidak berhenti pada situ, ia malah melanjutkan dengan usulan agar pemerintah membuka peluang usaha bagi para tokoh tersebut agar bisa mandiri.

“Kalau perlu Bahlil, kasihlah tambang mereka kan, ya kan, tolong bangun tambang,” lanjutnya.

Pengacara keturunan Bugis ini menekankan bahwa saran-sarannya bukan sekadar lelucon, melainkan disampaikan dengan keseriusan penuh.

“Ini saran serius, sayang lo kamu mantan menteri, pengacara hebat," Farhat menuturkan.

"Kamu ini kok nggak bisa. Urus sana jadi pengawas, jadi komisaris di sana. Awasi, biar nggak ada korupsi," tambahnya.

Farhat kemudian memperingatkan bahwa terlibat dalam isu sensitif tanpa dasar kuat justru berisiko menyeret pelakunya ke ranah pidana.

“Ngapain ngurus yang membuat kalian masuk penjara," tegasnya.

Sebelumnya, pengacara Roy Suryo dan rekan-rekannya, Ahmad Khozinuddin, menegaskan bahwa perdebatan mengenai keaslian ijazah Jokowi tidak akan selesai hanya dengan pernyataan lisan atau kesaksian dari pihak terkait.

"Sebenarnya, tak akan selesai (polemik ijazah Jokowi). Karena perkara ijazah palsu ini tidak bisa diselesaikan dengan testimoni, melainkan harus dengan bukti,” ujar Ahmad kepada fajar.co.id, Selasa (9/12/2025).

Menurut Ahmad, satu-satunya cara meyakinkan publik adalah dengan menampilkan dokumen asli secara terbuka.

“Dan untuk membuktikan Jokowi punya ijazah, maka dia harus menunjukan ijazahnya seperti yang dilakukan Asrul Sani," sebutnya.

"Sayangnya, Jokowi super sombong. Tak mau menunjukan ijazahnya. Apa karena tahu ijazahnya palsu dan takut ketahuan publik saat ditunjukan?," tambahnya.

Ahmad juga menilai analisis dari para ahli seperti Rismon Sianipar dan Roy Suryo sangat sulit untuk dibantah secara logis.

“Analisa Dr Rismon Sianipar dan Roy Suryo sulit dibantah. Apalagi jika yang membantah hanya barisan Termul (Ternak Mulyono),” tegasnya.

Mengenai pernyataan resmi dari Universitas Gadjah Mada, Ahmad menilai itu tidak cukup sebagai pembuktian keaslian dokumen pendidikan.

"Testimoni UGM saja tidak bernilai untuk menyatakan ijazah Jokowi asli. Apalagi hanya repetisi argumentasi dari barisan Termul?," timpalnya.

Ia menjelaskan bahwa UGM hanya mengonfirmasi proses studi Jokowi di kampus, bukan menjamin keabsahan ijazah yang dikeluarkan setelahnya.

“UGM sebenarnya tidak pernah menyatakan ijazah Jokowi asli. UGM hanya mengklaim Jokowi masuk, belajar dan lulus dari UGM. UGM menyatakan tidak bertanggung jawab atas ijazah yang dimiliki Jokowi setelah keluar dari kampus,” lanjutnya.

Ahmad pun meragukan kredibilitas klaim dari pemerintah, terutama mengingat riwayat pernyataan Jokowi yang sering dipertanyakan kebenarannya.

"Adapun publik, sangat sulit mempercayai testimoni Jokowi yang terbukti berulangkali bohong. Mau sampai kapan lagi Jokowi akan berbohong dalam urusan ini?," kuncinya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved