Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Amien Rais Nilai Oligarki Jadi Celah Fatal yang Menghambat Realisasi Asta Cita Prabowo-Gibran

Amian Rais, Politisi Senior (Tangkap layar YouTube AMien Rais Official)

Repelita Jakarta - Tokoh senior Amien Rais mengkritik keras kinerja pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang telah berjalan lebih dari satu tahun, karena belum menunjukkan tekad serius dalam mengimplementasikan delapan poin Asta Cita untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, program strategis tersebut masih memiliki kelemahan mendasar yang menjadi penghambat utama kemajuan bangsa, yaitu dominasi oligarki yang semakin kuat di berbagai bidang kehidupan nasional.

Asta Cita mencakup pengokohan ideologi Pancasila, peningkatan kemampuan pertahanan dan kemandirian bangsa, penciptaan lapangan kerja luas, pengembangan sumber daya manusia berkualitas, akselerasi hilirisasi industri, pengentasan kemiskinan absolut, perbaikan sistem hukum dan birokrasi, serta pembangunan yang harmonis dengan lingkungan dan nilai budaya.

Namun Amien Rais menilai bahwa seluruh poin tersebut masih meninggalkan kekosongan krusial berupa ketidakmampuan pemerintah menangani pengaruh oligarki secara tegas.

“Para oligarki, manusia berhati setan itu sampai sekarang tidak satu pun yang ditangkap oleh aparat untuk dimintai tanggung jawab. Mengapa? Mereka berada di luar jangkauan pemerintah,” gamblangnya.

“Mereka aman-aman saja 10 tahun di zaman Jokowi dan tetap aman bersukaria di zaman Prabowo sekarang ini,” imbuhnya.

Amien Rais merujuk pada temuan berbagai lembaga seperti JATAM dan WALHI yang menyatakan bahwa dalam satu tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran, kekuasaan oligarki justru semakin terkonsolidasi di sektor pertambangan, kehutanan, serta pengelolaan sumber daya alam lainnya.

Kondisi ini berdampak langsung pada degradasi lingkungan yang memicu bencana alam berskala besar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat baru-baru ini.

Aktivitas ekstraktif yang berlebihan dinilai telah menyebabkan kerusakan ekosistem parah sehingga memperparah intensitas banjir bandang dan longsor.

Bencana tersebut menghancurkan ribuan rumah warga, gedung publik, sekolah, serta pusat layanan kesehatan, dengan sebagian kawasan tertutup lumpur tebal dalam volume masif.

Korban meninggal dunia mencapai angka signifikan, sementara ribuan orang kehilangan tempat tinggal, yang menurut Amien menjadi bukti nyata kegagalan pengawasan lingkungan akibat intervensi kelompok elite bisnis.

Belum terlihat tindakan konkret dari pemerintah untuk menjerat para pengusaha besar yang bertanggung jawab atas penghancuran alam.

Ia mempertanyakan keberanian politik Presiden Prabowo dalam menghadapi jaringan oligarki, termasuk figur-figur yang memiliki hubungan dekat dengan lingkaran kekuasaan.

Keberhasilan Asta Cita sangat ditentukan oleh kemampuan eksekutif menutup ruang gerak oligarki yang semakin menguasai arah kebijakan negara.

Penegakan supremasi hukum yang merata serta ketegasan melawan kepentingan raksasa ekonomi menjadi prasyarat agar pembangunan benar-benar berpihak pada kepentingan mayoritas rakyat.

Amien Rais menyerukan agar Presiden Prabowo melakukan introspeksi serius terhadap hambatan terbesar yang dihadapi Indonesia saat ini.

Memimpin negara dengan penduduk lebih dari 280 juta jiwa memerlukan kejernihan pikiran, sikap tegas pada agenda strategis, serta keberanian menghadapi kekuatan ekonomi yang selama ini merugikan masyarakat luas.

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved