Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Yulian Gunhar Kritik Pedas Ahmad Ali: Sindir Nenek-nenek Tapi Tak Berani Sebut Nama, PSI Jangan Campuri Rumah Tangga PDIP atau Siap Gas-gasan!


 Repelita Jakarta - Politikus PDI Perjuangan Yulian Gunhar mengecam keras sindiran Ketua Harian PSI Ahmad Ali yang menyebut ada nenek-nenek masih puluhan tahun memimpin partai politik.

Menurut Gunhar, pernyataan tersebut tidak memiliki dasar yang jelas dan hanya menunjukkan sikap tidak menghormati kewenangan internal partai lain.

Maksudnya siapa? Masalahnya apa? Jangan bicara sindiran seolah paling benar. PSI jangan campuri urusan partai lain, tegas Yulian Gunhar pada Senin 24 November 2025.

Ia menekankan bahwa setiap partai memiliki hak penuh mengatur kepemimpinan sesuai mekanisme demokratis yang berlaku di dalamnya.

Gunhar mengingatkan PSI untuk tetap menjaga etika politik, terutama karena partai tersebut sering mengklaim sebagai representasi generasi muda yang beradab.

Dalam membangun peradaban politik, kita harus saling menghormati kewenangan masing-masing partai. Jangan mencampuri rumah tangga partai lain, katanya.

Ia menyayangkan bahwa PSI kini justru diisi oleh figur-figur yang memiliki catatan kekalahan dan kegagalan dalam perjalanan politik mereka.

Kita prihatin melihat partai yang punya potensi besar dan dipimpin anak-anak muda, tapi kenapa ada kader-kadernya yang baru bergabung justru rekam jejaknya kalah dan gagal? Jangan alihkan isu dengan menyerang pihak lain, lanjut Gunhar.

Gunhar menegaskan bahwa selama ini PDI Perjuangan selalu menjaga sikap tidak mencampuri urusan internal partai lain, namun tidak akan diam jika terus diprovokasi.

Kami menjaga etika dengan tidak menyinggung partai mana pun. Tapi kalau mau gas-gasan, kita juga siap gas-gasan. Jangan kira PDIP tidak siap, ancamnya.

Sebelumnya, dalam Rapat Koordinasi Wilayah PSI se-Kepulauan Riau di Batam pada Sabtu malam 22 November 2025, Ahmad Ali membela keterlibatan Jokowi pasca-lengser.

Ia membandingkan perlakuan terhadap Jokowi dengan tokoh senior yang masih bertahan di puncuk pimpinan partai.

Sialnya Pak Jokowi ini, dia dihina dan dimaki-maki. Tapi ketika dia melawan, dia disuruh jadi negarawan. Terus ketika dia bicara politik, dibilang waktunya beristirahat. Loh, ada nenek-nenek yang sudah puluhan tahun jadi ketua partai, kata Ahmad Ali.

Pernyataan Gunhar ini mempertegas sikap PDI Perjuangan yang tidak akan membiarkan serangan terus-menerus tanpa balasan yang setimpal.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved