
Repelita Jakarta - Kekhawatiran publik semakin memuncak menyikapi naiknya permukaan air laut di wilayah pesisir Ibu Kota, khususnya di sejumlah titik di Jakarta Utara yang kini dilaporkan lebih tinggi daripada daratan.
Dalam sebuah video yang viral di Instagram pada 16 November 2025, tampak air laut hampir sejajar dengan puncak tanggul di kawasan Pantai Mutiara.
Kondisi ini memicu kekhawatiran potensi jebolnya tanggul sehingga air laut bisa meluber dan menggenangi kawasan pemukiman.
Fenomena banjir rob sudah menjadi ancaman rutin bagi warga Jakarta Utara, terlebih ketika bulan purnama yang membuat air pasang mencapai titik maksimal.
Pada tahun 2016, tanggul Pantai Mutiara pernah mengalami kerusakan hingga air laut menerobos masuk dan membanjiri rumah-rumah warga di sekitarnya.
Sebagai respons, pemerintah memperkuat tanggul dengan meninggikan dan menebalkannya guna menahan tekanan air.
Namun ancaman serupa kembali terjadi pada Agustus 2025 ketika air rob menerjang permukiman di Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara.
Saat itu, banjir terjadi tepat setelah warga merayakan HUT ke-80 RI dan menggenangi 12 RT dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter.
Sejumlah warga menuturkan, banjir rob kali ini terasa lebih parah dibanding beberapa hari sebelumnya sehingga menghambat aktivitas harian masyarakat.
Situasi terkini memunculkan desakan agar pemerintah segera mengambil langkah mitigasi jangka panjang sebelum terjadi kerusakan yang lebih besar di wilayah pesisir.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

