Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Purbaya Tegaskan Skema Utang Whoosh Masih Dibahas, Prabowo Pasang Badan untuk Proyek Strategis

Repelita Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan wacana penggunaan dana sitaan hasil tindak pidana korupsi sebagai salah satu sumber pembayaran utang proyek Kereta Cepat Indonesia China atau Whoosh.

Purbaya menegaskan meskipun inisiatif ini berasal dari Presiden Prabowo Subianto, detail implementasi skema pembiayaan masih dibahas secara intensif.

Masih didiskusikan detailnya. Yang ada masih garis-garis besarnya, ujar Purbaya, seperti dilaporkan jurnalis KompasTV Renata Panggalo, Senin 10/11/2025.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa keputusan terkait dana sitaan yang secara prinsip telah disetujui masih memerlukan kajian teknis dan regulasi mendalam sebelum digunakan untuk menutup kewajiban utang Whoosh kepada Tiongkok.

Lebih lanjut, Purbaya menyampaikan rencana pemerintah untuk mengirim tim khusus ke Tiongkok.

Misi utama tim ini adalah berdiskusi dan menegosiasikan ulang skema pembayaran utang Whoosh dengan lebih rinci.

Purbaya berharap dirinya dapat dilibatkan langsung dalam rombongan tim yang akan berangkat.

Tapi nanti akan didiskusikan. Mungkin Indonesia akan kirim tim ke Cina lagi untuk membahas seperti apa pembayarannya. Kalau itu saya diajak, biar saya tahu diskusinya seperti apa, kata Purbaya.

Purbaya tidak merinci kapan tim akan diberangkatkan atau siapa yang akan memimpin negosiasi.

Namun pernyataannya menegaskan bahwa pemerintah bergerak cepat untuk memfinalisasi solusi pembayaran utang Whoosh, termasuk meninjau persyaratan dan jangka waktu pelunasan dengan pihak kreditur di Tiongkok.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan akan memikul penuh tanggung jawab atas keberlanjutan proyek Kereta Cepat Whoosh di tengah polemik terkait besarnya utang proyek tersebut.

Ramai-ramai soal Kereta Cepat Whoosh, saya tegaskan itu tidak masalah. Saya tanggung jawab Whoosh itu semuanya. Indonesia negara hebat, sudah saya hitung-hitung, tidak ada masalah. PT KAI tidak usah khawatir, ujar Prabowo saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Selasa 4/11/2025.

Prabowo menegaskan proyek transportasi publik seperti Whoosh tidak semestinya diukur dari untung-rugi finansial semata.

Menurutnya keberadaan infrastruktur transportasi massal merupakan bagian dari Public Service Obligation atau kewajiban pelayanan publik yang menjadi tanggung jawab negara.

Semua transportasi publik di dunia tidak dihitung dari untung-ruginya, tapi dari manfaatnya untuk rakyat, tegas Prabowo. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved