
Repelita Jakarta - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mempersiapkan program ambisius untuk menguatkan posisi peternak kecil melalui pembangunan infrastruktur peternakan rakyat yang terintegrasi dari hulu hingga hilir di berbagai wilayah Indonesia.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan rencana tersebut saat memberikan keterangan pers di kompleks Istana Merdeka Jakarta pada Jumat 21 November 2025.
Pemerintah akan memulai dengan membangun pabrik pakan ternak serta fasilitas produksi bibit ayam umur sehari yang langsung dapat diakses oleh peternak skala kecil di seluruh nusantara.
“Rencana kita, kita akan membangun di hulu adalah peternakan rakyat. Jadi, ada yang bertanya, kami ingin membangun pabrik pakan, kami ingin memproduksi DOC untuk rakyat agar harga pakan, harga vaksin nanti stabil, obat-obatan stabil untuk peternak seluruh Indonesia," ungkap Andi Amran Sulaiman.
Tahap pertama akan difokuskan pada pendirian dua belas unit pabrik pakan yang tersebar di berbagai provinsi prioritas.
Selanjutnya pada tahap kedua akan ditambah delapan belas unit lagi sehingga total mencapai tiga puluh titik produksi dengan alokasi dana keseluruhan mencapai Rp20 triliun.
“Nah, ini kita akan bangun. Pertama adalah 12 daerah, 12 titik pabrik pakan, kemudian tahap kedua adalah 18 titik. Anggarannya Rp20 triliun,” jelas menteri yang kembali menjabat pada kabinet saat ini.
Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa seluruh fasilitas yang dibangun murni ditujukan untuk memperkuat daya saing dan kesejahteraan peternak kecil yang selama ini sering tertekan oleh fluktuasi harga input produksi.
“Sekali lagi, ini dibangun untuk peternak-peternak kecil. Jadi, ini dibangun untuk peternak-peternak kecil untuk mendukung, men-support peternak-peternak kecil. Saya kira itu saja yang kami sampaikan,” tegasnya dengan nada mantap.
Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga akan menerapkan kebijakan harga dasar pembelian serta batas atas harga eceran untuk pakan ternak guna menjaga stabilitas pasar yang sering merugikan peternak.
“Kemudian, kabar baik, kita siapkan HPP. HPP harus dijaga dengan baik, harga penjualan, harga pokok penjualan peternakan, juga telur, kemudian ada nanti HET untuk pakan sehingga harga tidak jauh berfluktuasi,” tutup Andi Amran Sulaiman.
Editor: 91224 R-ID Elok

