:strip_icc()/kly-media-production/medias/5405920/original/095568200_1762504083-Situasi_SMAN_72_Jakarta.jpg)
Repelita Jakarta - Polda Metro Jaya memeriksa ayah dari anak berkonflik dengan hukum yang diduga terlibat ledakan di SMAN 72 Jakarta.
Pemeriksaan dilakukan untuk menelisik latar belakang serta aktivitas pelaku sebelum kejadian terjadi.
Sudah diminta keterangan dua hari lalu, kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Kamis, 13 November 2025.
Selain memeriksa orang tua anak, penyidik juga mengambil keterangan puluhan saksi terkait insiden yang terjadi pada Jumat, 7 November 2025, di lingkungan sekolah.
Hari ini, yang diambil keterangan saksi anak ada 46 orang secara paralel dengan observasi dari APSIFOR, ujar Budi.
Pemeriksaan dilakukan bersamaan dengan observasi psikologis untuk memastikan kondisi emosional dan psikis siswa pasca-kejadian.
Polisi menyita sejumlah barang bukti dari tubuh korban yang dirawat di Rumah Sakit Islam Jakarta.
Kami sita barang bukti dari tubuh korban di Rumah Sakit Islam Jakarta, seperti serpihan ledakan, paku, dan benda lainnya yang menempel, yang sudah dikumpulkan oleh pihak rumah sakit, tutur Budi.
Barang bukti kini diperiksa oleh tim laboratorium forensik untuk memastikan jenis bahan peledak yang digunakan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

