Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Kritik Dandhy Laksono: Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Berkedok Investasi Politik Prabowo

 Dandhy Laksono Ungkap 5 Penyebab “Pembangkangan” terhadap Program Efisiensi Prabowo – TAJDID.ID

Repelita Jakarta - Pendiri Watchdoc Dandhy Laksono melontarkan kritik pedas terhadap program Makan Bergizi Gratis yang dianggapnya hanyalah alat investasi politik bagi Presiden Prabowo Subianto beserta jaringan pendukungnya.

Menurut Dandhy, fenomena seorang perempuan berusia dua puluh tahun menguasai puluhan unit dapur program tersebut menjadi bukti nyata dari skema elektoral jangka panjang.

"MBG investasi elektoral Prabowo dan mesin politiknya," tulis Dandhy di media sosial.

"Gak ada hubungannya dengan perbaikan gizi dan kualitas SDM," tegasnya.

Dandhy menuding narasi mulia tentang peningkatan gizi anak bangsa serta penguatan sumber daya manusia hanya menjadi kedok semata untuk kepentingan politik.

Program yang digadang-gadang sebagai terobosan besar itu dinilainya tidak lebih dari strategi mengamankan basis dukungan di masa mendatang.

Polemik ini bermula dari viralnya informasi bahwa Yasika Aulia Ramadhani, anak Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Yasir Machmud, berhasil mengelola empat puluh satu satuan pelayanan pemenuhan gizi sekaligus.

Meski aturan membatasi satu yayasan hanya sepuluh unit, kepemilikan tersebut dibela sebagai bentuk investasi pribadi tanpa menggunakan dana negara.

Namun bagi Dandhy, hal tersebut justru memperkuat dugaan bahwa program nasional ini telah disusupi kepentingan elit politik tertentu.

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved