Repelita Singapura - Mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memanfaatkan jeda kegiatan pada hari pertama Bloomberg New Economy Forum 2025 untuk menggelar pertemuan tertutup dengan mantan Menteri Perdagangan Amerika Serikat Gina Marie Raimondo.
Audiensi tersebut berlangsung di New Capella Singapore Hotel pada akhir rangkaian acara hari pertama forum yang bertema Thriving in an Age of Extremes.
Informasi pertemuan disampaikan langsung oleh ajudan pribadi Joko Widodo yaitu Syarif Muhammad Fitriansyah melalui pesan singkat kepada awak media.
"Di akhir kegiatan hari pertama Bloomberg New Economy Forum, Bapak menerima audiensi dari Gina Marie Raimondo, Mantan Menteri Perdagangan Amerika Serikat," ujar Syarif.
Dokumentasi foto menunjukkan keduanya terlibat pembicaraan serius berdua saja meskipun substansi pembahasan belum diungkap secara resmi.
Sebelum bertemu Gina Raimondo Joko Widodo juga menyempatkan diri menerima kunjungan dari Presiden sekaligus Chief Executive Officer Franklin Templeton yaitu Jenny Johnson.
Pertemuan dengan pimpinan salah satu perusahaan manajemen aset terbesar dunia itu juga digelar secara tertutup tanpa bocoran isi pembicaraan.
"Di sela-sela kegiatan, Bapak menerima audiensi dari Presiden & Chief Executive Officer (CEO) dari Franklin Templeton, Jenny Johnson," ungkap Syarif.
Joko Widodo dijadwalkan menyampaikan pidato utama pada hari ketiga forum yaitu Jumat 21 November 2025 sebagai sesi penutup acara.
"Bapak diberikan kesempatan untuk memberikan pidato pada hari Jumat," katanya.
Seluruh agenda utama Bloomberg New Economy Forum 2025 dari hari pertama hingga ketiga dipusatkan di New Capella Singapore Hotel.
Sementara itu acara gala dinner dijadwalkan berlangsung di The Clifford Pier at The Fullerton Bay Hotel.
Joko Widodo yang kini berstatus anggota Dewan Penasihat Global Bloomberg tiba di Singapura pada Selasa 18 November 2025 langsung dari kediaman pribadinya di Solo.
Kehadiran mantan presiden tersebut didampingi oleh Syarif Muhammad Fitriansyah serta sejumlah personel Pasukan Pengamanan Presiden.
Editor: 91224 R-ID Elok

