Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ida N Kusdianti Desak Prabowo Bertindak atas Polemik Ijazah Jokowi demi Cegah Gejolak Publik

Aktivis Perempuan: Diamnya Prabowo Bisa Jadi Bumerang Pemerintah dalam Kasus Ijazah Jokowi - FAJAR

Repelita Jakarta - Aktivis perempuan Ida N Kusdianti menyatakan kegelisahannya yang mendalam terhadap alur penegakan hukum yang sedang berlangsung, termasuk penetapan status tersangka terhadap Roy Suryo dan rekan-rekannya.

Menurutnya, jika Presiden Prabowo Subianto terus membiarkan berbagai ketidakwajaran yang terkait dengan dugaan pelanggaran hukum oleh Joko Widodo, maka kemungkinan munculnya kerusuhan sosial skala besar bukanlah sesuatu yang tidak mungkin terjadi.

Ida menilai masyarakat saat ini semakin cerdas dalam mengamati proses-proses yang berjalan di depan mata mereka.

Ia menekankan bahwa warga mengikuti setiap tahap sidang, menyaksikan urutan kejadian, dan merasakan adanya ketidakselarasan yang belum pernah dijelaskan dengan jelas.

Rakyat hari ini tidak buta atas peristiwa yang sedang dimainkan oleh pihak kepolisian. Rakyat tidak tuli atas fakta-fakta persidangan yang berlangsung, ungkap Ida N Kusdianti kepada fajar.co.id pada Sabtu, 22 November 2025.

Ida menyatakan bahwa publik merasakan ada isu-isu yang sengaja dibiarkan mengambang tanpa penyelesaian yang memadai.

Ia menyoroti penolakan terhadap permintaan pertemuan dan penutupan saluran komunikasi, yang malah memunculkan keraguan besar terhadap sikap pihak berwenang.

Ketika audiensi ditolak, ketika dialog ditutup, ketika suara kritis justru diberi cap tindakan kriminal, satu pertanyaan besar menggema di hati masyarakat, apa yang sebenarnya sedang ditakutkan oleh pihak kepolisian? lanjutnya.

Ida juga memberikan perhatian khusus pada pernyataan Ketua Komisi Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie yang menganjurkan penyelesaian secara damai dalam kasus ijazah Joko Widodo.

Baginya, pendekatan itu justru semakin menyakiti rasa keadilan yang ada di kalangan rakyat.

Di mana letak keberanian moral sebuah komisi reformasi bila yang diutamakan adalah jalan damai, bukan jalan kebenaran? tegasnya.

Ida menjelaskan bahwa penyelesaian damai tidak akan efektif selama akar permasalahan belum dibuka secara transparan dan jujur.

Ia bahkan mengkritik bahwa upaya damai yang dipaksakan hanya akan memperlemah kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak undang-undang.

Di tengah perdebatan sidang yang melibatkan dokumen-dokumen dan proses pendidikan, Ida berpendapat seharusnya ada kesempatan untuk membersihkan segala keraguan, bukan malah menekan suara-suara yang mengkritik.

Namun yang terlihat justru sebaliknya: pembungkaman, pembelokan isu, dan pembelaan yang terasa terlalu tergesa-gesa, terangnya.

Ida memperingatkan bahwa upaya reformasi yang tidak didukung oleh keberanian sejati hanya akan menjadi khayalan belaka.

Reformasi tanpa keberanian adalah kebohongan yang dibungkus kata-kata manis, kata bijaknya hanya sebagai gincu untuk memoles dan menipu, ungkapnya.

Ia kemudian menyinggung peran Presiden Prabowo Subianto yang menurutnya tidak boleh acuh tak acuh terhadap situasi seperti ini.

Jika Presiden Prabowo memilih diam dan memilih menghindar dari kegelisahan rakyat, maka sejarah tidak akan mencatatnya sebagai pemimpin yang patriotik, tetapi sebagai pemimpin yang lemah karena membiarkan bara api membesar di bawah istana, timpalnya.

Ida menyatakan bahwa kepercayaan dari masyarakat sedang berada pada ambang batas yang rentan.

Jika akhirnya meletus aksi-aksi besar di jalanan, menurutnya itu bukanlah kejadian mendadak tanpa pemicu.

Karena rakyat tidak menjerit tanpa sebab. Rakyat hanya menuntut kejujuran, keterbukaan, dan keberanian menegakkan keadilan, imbuhnya.

Ida menegaskan bahwa hasil dari kinerja Komisi Reformasi Polri dalam beberapa bulan ke depan akan menjadi indikator jelas mengenai arah kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto.

Hasil Reformasi Polri nanti akan menjadi petunjuk ke mana arah pemerintahan ini berpihak, rakyat atau pengkhianat? Kita akan lihat di tiga bulan mendatang seperti apa yang dikatakan Presiden Prabowo bahwa target tiga bulan untuk percepatan reformasi Polri ini, jelasnya.

Ida menekankan bahwa upaya memperjuangkan kebenaran tidak boleh terhenti di tengah jalan.

Kebenaran dan keadilan harus tetap diperjuangkan walaupun jalannya sangat sulit, kuncinya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved