Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Faizal Assegaf Sindir Dokter Tifa: Jangan Ngaku Peneliti Tapi Jadi Mesin Fitnah Tanpa Bukti, Integritas Ilmiah Bukan Buat Dijual!

Faizal Assegaf Sebut Mahfud MD Beri Sinyal Positif Pemakzulan Jokowi: Dia Buka Pintu Bertemu Oposisi - Info Indonesia

Repelita Jakarta - Faizal Assegaf, kritikus sosial yang dikenal vokal, kembali melontarkan sindiran pedas kepada Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa terkait kontroversi dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo, dengan menyoroti ketidaksesuaian antara klaim keilmuan dan penyebaran informasi yang dianggapnya tidak diverifikasi.

Polemik ini memanas setelah Faizal menuding Dokter Tifa beserta Roy Suryo dan Rismon Sianipar sebagai penerima dana eksternal untuk mendorong narasi isu tersebut, yang memicu respons keras dari Dokter Tifa yang menganggapnya sebagai fitnah keji.

Faizal menekankan bahwa kalangan yang mengatasnamakan diri sebagai peneliti atau akademisi justru sering menjadi pelopor informasi palsu tanpa proses konfirmasi yang ketat.

Jangan pernah bertopeng agama, klaim peneliti atau akademis tapi faktanya kawanan pengusung informasi bohong tanpa konfirmasi.

Menurut Faizal, sikap seperti itu merusak integritas intelektual dan harus dihindari demi menjaga ruang diskusi publik yang sehat.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk mengkritik siapa pun tanpa pandang bulu, termasuk Jokowi, Prabowo, maupun kelompok oposisi yang dianggapnya kurang kredibel.

Sampai saat ini sikap saya tegas mengoreksi siapapun, mau Jokowi, Prabowo atau kawanan oposisi abal-abal.

Faizal memperingatkan bahwa strategi berbasis kebencian dan fitnah akan runtuh sendiri, meskipun didukung oleh dominasi media.

Tak peduli semua media kalian kuasai, bila fitnah dan kebencian yang kalian andalkan, jelas sangat rapuh, tidak solid dan ujungnya kelak penyesalan.

Sementara itu, Dokter Tifa membalas tudingan tersebut dengan sumpah atas nama Allah SWT bahwa tidak ada satu pun dana yang diterimanya untuk penelitian atau sikap publiknya.

Atas nama Allah saya bersumpah, tiga hari lalu saya mencermati adanya pernyataan dari Faisal Assegaf bahwa rekening kami harus diperiksa.

Dengan tenang dan penuh tanggung jawab moral saya nyatakan, klaim tersebut tidak benar!

Dokter Tifa menjelaskan bahwa kajiannya murni berbasis ilmu epidemiologi, perilaku, neurosains, dan neuropolitika, tanpa agenda politik atau bantuan eksternal.

Penelitian yang saya lakukan berangkat dari disiplin ilmu Epidemiologi, Ilmu Perilaku, dan Neurosains, yang menjadi ilmu pengetahuan baru bernama Neuropolitika.

Ia menegaskan bahwa kebenaran ilmiah tidak bisa dibeli atau dipengaruhi oleh kepentingan mana pun.

Kebenaran intelektual tidak dapat dibeli, dinegosiasikan, atau dititipkan. Kebenaran harus ditemukan dengan kerja, diuji dengan data, dan dipertanggungjawabkan dengan integritas.

Dokter Tifa juga mempertimbangkan langkah hukum pencemaran nama baik terhadap Faizal atas tuduhan yang dianggapnya merusak reputasi profesionalnya.

Tudingan Faisal Assegaf sungguh keji dan saya pertimbangkan untuk melaporkan pencemaran nama baik.

Kontroversi ini menambah panas perdebatan publik seputar dugaan ijazah Jokowi, di mana kedua belah pihak saling menyerang soal kredibilitas dan motif di balik narasi yang mereka usung.

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved