Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Faizal Assegaf Desak Jokowi-Megawati Segera Duduk Bareng: Hentikan Drama Ijazah Palsu Biar Tak Rusak Stabilitas Negara

Faizal Assegaf Yakin Mahfud MD Bakal Jadi Pahlawan Demokrasi - Kata Logika - Halaman 2

Repelita Jakarta - Kritikus politik Faizal Assegaf mendesak mantan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk segera menggelar pertemuan dialog tingkat tinggi guna meredakan friksi politik di kalangan elit nasional.

Langkah tersebut dianggap krusial untuk mencegah eskalasi ketegangan yang berpotensi merusak pandangan masyarakat terhadap penanganan kasus-kasus krusial, khususnya polemik dugaan ijazah palsu yang terus menjadi sorotan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Faizal setelah berbincang dengan wartawan di kantornya pada Jumat 21 November 2025, sekaligus ditujukan kepada Ketua Komisi Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie.

Menurut Faizal, pertemuan di tingkat puncak seperti itu akan menunjukkan kepada publik bahwa proses peradilan berjalan tanpa campur tangan kekuatan politik yang memihak.

Selain itu, mediasi antar tokoh senior dapat menjadi penguat bagi kemandirian lembaga penegak hukum dalam menangani perkara-perkara yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Faizal menekankan agar perdebatan di ranah umum tidak disalahgunakan untuk menciptakan konten yang provokatif atau memenuhi agenda kelompok politik sempit.

Komunikasi di level politik harus dijaga tetap lancar dan tidak boleh terhenti, demi menjaga harmoni nasional di tengah dinamika yang rumit.

Ia juga mengajak kedua figur utama tersebut untuk memprioritaskan agenda negara yang lebih luas daripada konflik pribadi atau partai.

Kedua tokoh harus menampilkan sikap sebagai negarawan sejati, di mana kepentingan bangsa ditempatkan di atas ambisi politik apa pun.

Faizal menegaskan bahwa penyelesaian tuduhan pemalsuan ijazah tetap harus melalui mekanisme pengadilan yang adil dan transparan.

Namun, menjaga kestabilan opini publik menjadi tanggung jawab bersama, sehingga saluran dialog politik perlu terus dirawat dengan baik.

Di kesimpulan pernyataannya, Faizal menyatakan komitmen penuh untuk mendukung upaya Komisi Reformasi Polri.

Kami mendukung langkah-langkah yang tengah dijalankan Komisi Reformasi Polri untuk menjadi institusi yang mampu bekerja secara profesional serta bebas dari tekanan politik dalam menangani isu publik yang sensitif.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved